JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, meluncurkan SUV listrik terbaru bernama Great Tang yang menyasar segmen SUV listrik besar, pasar yang juga diisi model seperti Lucid Gravity dan Hyundai Ioniq 9.
Menurut laporan InsideEVs (8/3), model tersebut muncul dengan sejumlah teknologi baru, terutama pada sistem kelistrikan dan pengisian daya baterai.
Peluncuran model baru ini juga terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik Tiongkok. Industri EV di negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir menghadapi tekanan kelebihan pasokan, yang memicu perang harga di antara produsen untuk mempertahankan pangsa pasar.
Persaingan tersebut melibatkan sejumlah produsen besar, termasuk BYD, Tesla, serta berbagai produsen lokal seperti NIO dan XPeng. Kondisi ini membuat perusahaan mobil listrik di China berlomba menghadirkan model baru dengan teknologi yang lebih maju sekaligus harga yang semakin kompetitif.
Kendaraan ini dibangun menggunakan platform terbaru BYD bernama Super e yang dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate Blade generasi kedua.
Teknologi baterai tersebut dirancang untuk mendukung pengisian daya berkecepatan tinggi sekaligus meningkatkan efisiensi dibandingkan generasi sebelumnya.
Great Tang menggunakan arsitektur kelistrikan 1.000 volt dengan kemampuan Flash Charging hingga 1.500 kW. Dengan sistem tersebut, proses pengisian baterai dapat berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan kebanyakan kendaraan listrik yang saat ini beredar di pasar.
Baterai Blade generasi kedua pada kendaraan ini disebut mampu mengisi daya dari 10% hingga 97% dalam waktu sekitar sembilan menit ketika terhubung dengan pengisi daya Flash terbaru. Kecepatan tersebut membuat waktu pengisian kendaraan listrik semakin mendekati proses pengisian bahan bakar pada mobil konvensional.
Kemampuan pengisian cepat tersebut juga diklaim tetap dapat dilakukan dalam kondisi suhu ekstrem. Pada suhu dingin hingga minus 22 derajat Fahrenheit atau sekitar minus 30 derajat Celsius, baterai masih dapat mengisi daya dari 20% hingga 97% dalam waktu sekitar 12 menit, menurut laporan InsideEVs (8/3).
Sebagai perbandingan, SUV listrik dengan kemampuan pengisian cepat yang saat ini tersedia di pasar Amerika Serikat seperti Lucid Gravity dan Porsche Cayenne Electric umumnya mampu menerima daya hingga sekitar 400 kW dari pengisi daya cepat DC berkapasitas tinggi.
Dari sisi jarak tempuh, Lucid Gravity memiliki estimasi hingga 450 mil atau sekitar 724 kilometer berdasarkan standar pengujian dari Environmental Protection Agency (EPA) dengan baterai berkapasitas 123 kWh.
Sementara itu, Porsche Cayenne Electric yang menggunakan baterai 108 kWh belum memiliki rating resmi EPA. Berdasarkan standar pengujian WLTP, kendaraan tersebut memiliki estimasi jarak tempuh hingga 339 mil atau sekitar 642 kilometer untuk varian dasar.
Great Tang dengan konfigurasi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD) memiliki estimasi jarak tempuh hingga 590 mil atau sekitar 950 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC dari Tiongkok. Standar tersebut dikenal menghasilkan angka yang lebih optimistis karena lebih menekankan penggunaan kendaraan di dalam kota.
Jika kendaraan ini dipasarkan di Amerika Serikat, estimasi jarak tempuhnya diperkirakan berada di kisaran 400 mil atau sekitar 643 kilometer menurut standar EPA. Angka tersebut masih berada di bawah varian tertinggi Lucid Gravity, namun lebih tinggi dibandingkan varian Lucid Gravity Touring yang memiliki jarak tempuh sekitar 337 mil.
Dari sisi performa, varian RWD tersedia dengan pilihan tenaga 402 tenaga kuda (sekitar 300 kW) dan 496 tenaga kuda (sekitar 370 kW).
Selain itu, tersedia pula varian all-wheel drive (AWD) yang menambahkan motor listrik di bagian depan dengan tenaga sekitar 288 tenaga kuda (215 kW).
Penambahan motor tersebut membuat jarak tempuh kendaraan sedikit berkurang menjadi sekitar 528 mil atau 850 kilometer berdasarkan siklus pengujian CLTC.
Dari sisi dimensi, SUV listrik ini memiliki panjang sekitar 208,7 inci atau 5.302 milimeter dengan wheelbase 123,2 inci atau sekitar 3.130 milimeter, menjadikannya salah satu SUV listrik berukuran besar di segmennya.
Menurut laporan InsideEVs (8/3), SUV listrik ini diperkirakan akan mulai dipasarkan di Tiongkok dengan harga awal sekitar 400.000 yuan atau sekitar 58.000 dolar AS. (*)





