PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID- Sebuah rumah milik warga Painan Timur, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, hangus dilalap si jago merah pada Rabu (18/3/2026) siang. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman di sekitarnya.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.42 WIB setelah laporan pertama diterima petugas dari anggota BPBD Painan. Mendapat informasi tersebut, tim dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar tiga menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman dimulai pada pukul 14.45 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.40 WIB hingga api benar-benar dapat dikendalikan.
Objek yang terbakar diketahui merupakan satu unit rumah milik Robi Yanto (36), seorang karyawan honorer yang berdomisili di wilayah Painan Timur. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Meski demikian, upaya cepat petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan sedikitnya delapan unit rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi kejadian dari potensi kebakaran yang lebih besar.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan bahwa petugas langsung melakukan berbagai langkah penanganan sesuai prosedur setelah tiba di lokasi.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas melakukan pemadaman, pendinginan, serta overhaul untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam penanganan kebakaran tersebut pihaknya menurunkan Regu C yang didampingi oleh Kepala Seksi Operasional, Kepala Seksi Proteksi, serta sejumlah personel lainnya. Petugas juga mengerahkan satu unit armada pemadam dengan nomor polisi BA 9000 GK yang memiliki kapasitas air hingga 5.000 liter.
Selain personel Damkar, upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari pihak kepolisian serta masyarakat setempat yang turut membantu proses penanganan di lapangan.
Agung mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang terlibat sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di kawasan tersebut.
“Alhamdulillah api dapat dikendalikan dan tidak merembet ke rumah warga lainnya. Kondisi akhir di lokasi sudah dinyatakan aman dan terkendali,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik, penggunaan kompor, serta sumber api lainnya dalam kondisi aman.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan sumber api di rumah dalam kondisi aman untuk mencegah kejadian serupa terjadi,” pungkasnya. (*)





