PADANG

Hawilli Octaris Terima Mandat Pimpin Peradi Profesional Padang, Buka KTA Gratis bagi Advokat

×

Hawilli Octaris Terima Mandat Pimpin Peradi Profesional Padang, Buka KTA Gratis bagi Advokat

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Sebuah organisasi tidak selalu dimulai dari struktur yang sudah lengkap. Terkadang, berawal dari sebuah mandat, sebuah gagasan dan keinginan untuk membangun ruang bersama.

Langkah itu kini diambil Advokat Hawilli Octaris, setelah resmi menerima mandat untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Profesional Padang.

Mandat tersebut diterima Hawilli dalam agenda di Kantor Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Profesional, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Penyerahan mandat dilakukan langsung Ketua Umum DPN Peradi Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.

Dalam agenda itu turut hadir Sekjen DPN Peradi Profesional, Prof. Dr. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn., serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H.

Baca Juga  Film Nia Tayang di XXI Basko City Mall Dihadiri Ruben Onsu, Darak Badarak hingga Bu Eli

Bagi Hawilli, mandat tersebut bukan sekadar penunjukan untuk mengisi struktur organisasi. Ada pekerjaan berikutnya yang jauh lebih besar: membangun kepengurusan, memperluas keanggotaan, sekaligus menghadirkan Peradi Profesional Padang sebagai wadah yang terbuka bagi para advokat.

Hawilli yang juga Direktur HWL Law Firm mengatakan, langkah awal setelah menerima mandat adalah melakukan konsolidasi dan menyiapkan kepengurusan DPD Peradi Profesional Padang.

Pada saat yang sama, ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi advokat yang ingin bergabung.

Menariknya, salah satu program awal yang ditawarkan adalah pendaftaran Kartu Tanda Anggota (KTA) Peradi Profesional tanpa dipungut biaya.

Baca Juga  Hadirkan Ahli Gizi Indonesia Rita Ramayulis, Semen Padang Gelar Seminar K3

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi rekan-rekan advokat yang ingin bergabung dengan Peradi Profesional Padang. Untuk pendaftaran KTA, tidak dipungut biaya atau gratis,” ujar Hawilli, Kamis (1/10/2026).

Bagi Hawilli, keterbukaan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi profesi. Organisasi tidak hanya membutuhkan struktur kepengurusan, tetapi juga komunikasi dan sinergi antaranggotanya.

Gagasan yang dibawa Hawilli tidak berhenti pada persoalan administrasi keanggotaan. Ia ingin Peradi Profesional Padang berkembang sebagai ruang bersama bagi advokat untuk berkomunikasi, membangun jejaring, meningkatkan kapasitas dan menjalankan profesi secara profesional.