JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Ada kisah haru di balik semangat Garuda Muda yang tengah bersiap menorehkan prestasi di ajang ASEAN U23 Championship 2025, yang akan digelar di Jakarta dan Bekasi mulai 15 hingga 29 Juli mendatang.
Dari deretan pemain yang diumumkan pelatih Gerald Vanenburg, nama Frengky Missa kembali muncul membawa harapan, semangat dan cerita tentang kesempatan kedua.
Frengky sempat mencicipi latihan bersama skuad utama di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Kamis (10/7/2025), namun harus menerima kenyataan pahit saat namanya dicoret dari daftar final. Namun, seperti pepatah lama bahwa mimpi yang tulus tak pernah benar-benar padam, takdir justru memberinya jalan kembali.
Melalui konferensi pers yang digelar Senin (14/7/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Vanenburg menjelaskan bahwa Frengky dipanggil kembali untuk menggantikan Mikael Tata yang mendadak sakit dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama sepekan ke depan.
“Jadi sebenarnya Frengky Missa sudah keluar, tapi berhubung Mikael Tata sakit, jadi memang harus diganti,” tutur Vanenburg dengan nada tegas namun penuh empati.
Frengky bukan satu-satunya pemain yang kehilangan kesempatan karena kondisi fisik. Vanenburg juga memastikan bahwa Rivaldo Pakpahan, nama lain yang sempat mencuri perhatian, absen dari turnamen karena cedera yang belum pulih sepenuhnya.
“Bukan karena alasan teknis atau hal lainnya. Murni karena kondisi kesehatan. Kami harus mengutamakan kebugaran pemain,” ujar pelatih asal Belanda itu yang dikenal konsisten membangun tim dengan integritas dan pertimbangan jangka panjang, seperti dilansir kompas.com.
Dari 23 nama yang resmi masuk ke dalam daftar final, terselip wajah-wajah familiar yang sudah mencicipi atmosfer timnas senior. Muhammad Ferarri, Hokky Caraka, dan Arkhan Fikri menjadi pilar pengalaman yang diharapkan mampu membimbing rekan-rekan mudanya. Bersama-sama, ketiganya telah mencatatkan 24 caps di skuad utama Garuda, menjadi penanda kematangan dalam skuad yang masih sangat belia.














