Menurut Gubernur Sumbar Mahyeldi, Sumbar adalah provinsi yang sudah sangat stabil dalam suplai energi listrik, dimana Sumbar memiliki cadangan suplai listrik lebih dari 20%.
‘’Cadangan Sumbar yang melimpah harapannya menarik banyak investor untuk tidak ragu berinvestasi di provinsi kita dengan pertimbangan kestabilan suplai listrik. Saya juga mendukung masyrakat untuk mengembangkan bisnis dan memaksimalkan penggunaan listrik untuk produktivitas sehingga perekonomian dapat semakin tumbuh,’’ sampainya.
Penggunaan kompor induksi, menurut Gubernur, selain meningkatkan efisiensi energi karena bersumber dari energi listrik yang lebih murah dibandingkan gas, pun cenderung ramah lingkungan sehingga dapat mendukung penurunan emisi gas rumah kaca.
Komitmen nyata mendukung konversi kompor induksi, seluruh unit di PLN UIW Sumbar rutin melakukan kampanye kompor induksi. Stand kampanye penggunaan kompor induksi hadir bersamaan dengan berbagai agenda kegiatan PLN.
Program Promo “Nyaman Kompor Induksi” pun hadir sebagai stimuli untuk menarik daya tarik masyarakat untuk menggunakan kompor induksi. “Nyaman Kompor Induksi” adalah harga khusus tambah daya hanya sebesar Rp150 ribu untuk pelanggan yang membeli kompor induksi melalui partner/marketplace yang bekerja sama dengan PLN.
Toni mengapresiasi, Program Promo “Nyaman Kompor Induksi” PLN diminati masyarakat Sumbar. Terdata 5.274 masyarakat di seluruh wilayah Sumbar terdata telah menikmati layanan ini. ‘’Kami mengapresiasi keinginan pelanggan untuk membeli kompor induksi pada marketplace yang bekerjasama dengan PLN untuk mendapatkan promo tambah daya melalui program ini. Artinya semakin banyak pelanggan yang tertarik memiliki dan menggunakan kompor induksi,’’ lanjut Toni.














