Menurut dia, sudah lebih dari US$200 ribu dikucurkan untuk pembelian saham perusahaan. Ia mengaku setiap pembelian selalu disertai dengan catatan. Namun, catatan dimaksud hilang karena telah diambil preman-preman yang menyerang rumahnya pada 2012 lalu. (*)
Gamawan Fauzi Kembali Diperiksa KPK RI Soal Kasus Dugaan Korupsi e-KTP





