“Kita harus bergerak cepat, termasuk mencari akar penyebab banjir dan longsor agar penanganan jangka panjang bisa dilakukan,” ucap Lisda.
Selain menyalurkan bantuan logistik, tim terpadu juga melakukan pemantauan situasi di lapangan untuk memastikan akses transportasi dan layanan dasar tetap tersedia. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat disebut terus berjalan intensif.
Pada hari yang sama, bantuan difokuskan ke sejumlah nagari di Kecamatan Batang Kapas, salah satu wilayah yang merasakan dampak cukup signifikan. Pemerintah memastikan distribusi dilakukan merata dan tepat sasaran.
Dengan sinergi antara pemda, pemerintah pusat dan seluruh unsur forkopimda, upaya pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan menyeluruh demi membantu masyarakat bangkit dari kondisi bencana. (*)














