“Untuk makanan, nantinya akan disediakan di posko penampungan maupun disuplai dari posko induk. Intinya, jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan,” tegasnya.
Upaya persuasif yang dilakukan Wabup bersama petugas kepolisian dari Polres Pasaman Barat membuahkan hasil. Masyarakat Pasanggiang akhirnya bersedia untuk dievakuasi meninggalkan rumah mereka menuju titik kumpul dan posko pengungsian yang dinilai aman dari jangkauan material longsor.
Langkah cepat evakuasi ini diharapkan dapat meminimalisir risiko bencana di tengah kondisi alam Pasaman Barat yang saat ini sedang tidak bersahabat.
Puluhan personil Polres Pasbar terlihat berada dilokasi untuk berjaga-jaga dan memastikan kondisi masyarakat aman dan membantu masyarakat untuk evaluasi. (*)














