PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana alam jembatan ambruk di Korong Aur, Nagari Anduring, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Sabtu (29/11/2025). Kunjungan ini bertujuan melihat kondisi terkini pascabencana serta mengumpulkan informasi penting untuk percepatan penanganan.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan KSP didampingi oleh Danrem 032/WBR Brigjen TNI Mahfud, Kapoksahli Kodaeral II Teluk Bayur Kolonel Laut Jan Lucky Boy, Kasi Intel Korem 032/Wbr Arm Muhamad Farid Hidayat, Kasi Ops Korem 032/Wbr Kolonel Inf Yusuf Saud Tanjung, Bupati Padang Pariaman H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., Dandim 0308/Padang Pariaman Letkol Czi Nur Rahmat Khaeroni, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, S.I.K., Asintel Kodaeral II Mayor Ismail Hamid, Komandan KRI KRU Mayor Laut Arvi, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, SE, MM, Sekda Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis, S.STP., serta sejumlah kepala dinas terkait dan Camat 2 x 11 Kayu Tanam Junaidi.
Dalam kesempatan itu, M. Qodari menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Padang Pariaman.
Menurut laporan Bupati Padang Pariaman, salah satu persoalan terbesar adalah putusnya jembatan akibat derasnya arus Sungai Batang Anai yang memiliki bentang lebar. Kerusakan jembatan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan seluruh jembatan di kawasan Batang Anai mengalami kondisi serupa.
“Beberapa aspek bencana yang terjadi meliputi banjir, jembatan putus, longsor, hingga jalan terputus. Semua ini akan dirangkum dan disampaikan agar mendapatkan perhatian serta penanganan yang tepat pada waktunya,” ujar Qodari dalam peninjauan tersebut.
Meski begitu, perkembangan terkini menunjukkan kondisi mulai membaik. Air banjir telah surut, dan sekitar 80 persen warga yang terdampak dilaporkan sudah kembali ke rumah masing-masing.
Usai meninjau jembatan yang ambruk, rombongan melanjutkan perjalanan menuju titik lokasi bencana alam di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, guna melihat langsung kerusakan dan dampak yang ditimbulkan di daerah tersebut.














