SUMBAR

Mahyeldi Minta Petugas Standby 24 Jam di Jalur Alternatif Sumbar

1
×

Mahyeldi Minta Petugas Standby 24 Jam di Jalur Alternatif Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat  Mahyeldi angkat bicara soal viralnya anggota Paskibraka lepas jilbab di sosial media.
Gubernur Sumatera Barat  Mahyeldi angkat bicara soal viralnya anggota Paskibraka lepas jilbab di sosial media.

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi telah melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada jalur alternatif, terutama via Malalak dan Sitinjau Laut.

Pertama, Mahyeldi menginstruksikan jajarannya agar standby atau siap siaga 24 jam melihat perkembangan situasi di jalur alternatif.

“Terutama petugas, saya harap standby 24 jam, karena banyak truk-truk besar melalui jalur alternatif Sumbar,” kata Mahyeldi saat berkoordinasi via telepon dengan Dinas Perhubungan, BMCKTR dan Asisten Pemprov Sumbar, Selasa (25/6/2024).

Baca Juga  Tekan Pemakaian Aspal Impor yang Masih Tinggi, Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Daerah di Sumbar Beralih ke Aspal Buton!

Mahyeldi meminta agar jajarannya berkoordinasi secara intens dengan pemerintah kabupaten dan kota setempat, guna melakukan langkah-langkah antisipasi.

Adapun kemacetan yang terjadi pada dua jalur alternatif Sumbar itu terjadi karena sejumlah faktor. “Iya, karena memang bertepatan dengan adanya pemeliharan di jalan alternatif. Untuk itu, diminta agar lebih ekstra (lagi) petugas mengawasi arus kendaraan,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga telah menginstruksikan Dishub dan BMCKTR agar berkoordinasi untuk membuat aturan pembatasan jenis kendaraan yang melewati jalur alternatif.

Baca Juga  480 Jiwa Meninggal Akibat Kecelakaan di Sumbar Didominasi Usia Muda

“Dikoordinasikan (bagaimana aturannya), apakah diberlakukan jam-jam tertentu. Tronton (truk ukuran besar) hanya boleh di Sitinjau Laut, mohon disiapkan aturan dan imbauannya,” ucap Mahyeldi via telepon.