NASIONAL

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, Telkomsel Gelar Baktiku Negeriku 2024

6
×

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, Telkomsel Gelar Baktiku Negeriku 2024

Sebarkan artikel ini
Telkomsel Gelar Baktiku Negeriku
Karyawan Telkomsel juga dilibatkan dalam program Employee Volunteering untuk bersama memperkuat dampak positif dari program Baktiku Negeriku. IST

LEBAK, HARIANHALUAN.ID – Telkomsel memperkuat komitmen mendukung pembangunan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi terkini, dengan meluncurkan kembali program Corporate Social Responsibility (CSR) “Baktiku Negeriku”.

Program ini dirancang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa melalui pemanfaatan teknologi dan solusi digital di wilayah pelosok negeri, sekaligus mengatasi degradasi lingkungan, perubahan iklim, kelangkaan pangan, sampai dengan pengelolaan limbah.

Baktiku Negeriku bertujuan untuk meningkatkan daya saing masyarakat pedesaan dan meningkatkan produktivitas serta potensi desa. Sebagai upaya penciptaan dampak sosial melalui proses bisnis berkelanjutan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), program ini berupaya merangsang pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga  Telkomsel Ajak Pelanggan Berinternet Nyaman dengan Layanan 4G/LTE

Partisipasi aktif masyarakat pedesaan dalam perencanaan dan pelaksanaan program ini diharapkan mampu menjadikan mereka agen perubahan dalam pembangunan pedesaan.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono menyatakan, program Baktiku Negeriku adalah wujud nyata komitmen Telkomsel dalam menciptakan dampak sosial melalui praktik bisnis berkelanjutan, yang mengedepankan prinsip ESG.

Inisiatif ini terinspirasi dari semangat Indonesia untuk membangun desa dan membuka lebih banyak peluang meningkatkan kapabilitas dan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok.

Baca Juga  Telkomsel Bersama ZTE Lanjutkan Kolaborasi Strategi di Sektor Maritim

“Dengan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, komunitas lokal dan para ahli, kami yakin program ini bisa menjadi katalisator untuk menciptakan desa yang lebih mandiri, produktif dan berkelanjutan,” katanya.