LIPUTAN EKSKLUSIF: Strategi Promosi Wisata Perlu Evaluasi

Tokoh muda Nahdatul Ulama (NU) Sumbar, Febby Dt Bangso

Febby Datuak Bangso Nan Putiah

HARIANHALUAN.ID — Sebelum menggencarkan promosi pariwisata, pemerintah daerah (pemda) terlebih dahulu mesti memastikan kesiapan destinasi wisata, termasuk juga kesiapan masyarakat dalam menyambut dan melayani wisatawan yang datang.

Akademisi Pariwisata yang juga kandidat doktor, Febby Datuak Bangso Nan Putiah berpendapat, strategi promosi wisata mesti dievaluasi sebaik mungkin. Bagaimanapun, promosi wisata yang gencar tidak ada artinya jika tanpa perbaikan destinasi wisata itu sendiri. Jangan sampai lantaran terlalu gencar melakukan promosi, sehingga menjadi bumerang marketing bagi daerah.

“Orang datang jauh-jauh ke Sumbar, tapi saat tiba di lokasi objek wisata ternyata tidak ada apa-apa,” kata pria yang saat ini tengah menjalani pendidikan doktor pariwisata itu kepada Haluan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, desa wisata dan destinasi wisata mesti dipersiapkan. Selain itu, target promosi wisata yang disasar cukup wisatawan nusantara saja.

Sedangkan untuk target wisatawan mancanegara (wisman), cukup fokus pada negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei. (*)

Baca Selengkapnya di Koran Harian Umum Haluan Edisi Sabtu 02 Juli 2022 atau Koran Digital Haluan di My.Edisi Klik: www.harianhaluan.id

Exit mobile version