HARIANHALUAN.ID – Puskesmas Lubuk Begalung (Lubeg) memberdayakan Palang Merah Remaja (PMR) yang ada di sejumlah SMP dan MTs di wilayah kerjanya sebagai garda terdepan penyuluh penyakit HIV/AIDS di kalangan pelajar usia sekolah.
Kepala Puskesmas Lubuk Begalung, Dokter Sari Ramadhani mengatakan, sejauh ini pihaknya telah bekerja sama dengan enam PMR binaan yang akan menjadi pelopor pelajar sadar HIV di sekolahnya masing-masing.
“Selain menjadwalkan secara berkala kegiatan kunjungan dan sosialisasi penyakit HIV ke sekolah-sekolah, kita juga menyiapkan siswa yang tergabung dalam PMR sebagai agen sosialisasi dan edukasi penyakit HIV, reproduksi, sex education maupun informasi kesehatan lainnya,” ujarnya, Senin (17/10/2022).
Dokter Sari menuturkan, diberikannya sejumlah materi tersebut kepada para pelajar remaja usia SMP, tidak terlepas dari rawannya para pelajar usia ini untuk terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang selanjutnya juga akan berperan penting dalam penyebaran penyakit HIV/AIDS selain dari jarum suntik pengguna narkoba.
“Kita juga memberikan edukasi bahwasanya apabila ada orang dengan HIV/AIDS tidak boleh dijauhi. Sebab bagaimanapun belum tentu mereka tertular, karena perilaku seks bebas atau dianggap sebagai manusia yang harus dijauhi karena takut tertular,” tuturnya.
Melalui rangkaian sosialisasi, penyuluhan dan pembinaan kepada sejumlah siswa yang tergabung dalam organisasi PMR, Dokter Sari Ramadhani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Puskesmas Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah ini, berharap agar para pelajar usia remaja bisa teredukasi dan mendapatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai penyakit HIV maupun kesehatan alat reproduksi remaja lainnya.