BPBD Berikan Edukasi Mitigasi Bencana Pada Siswa SMPN 14 Solok Selatan

SMPN 14 Solsel

Foto bersama siswa dan guru SMPN 14 Solsel bersama BPBD setelah memberikan edukasi mitigasi bencana di sekolah tersebut, beberapa hari lalu. IST

HARIANHALUAN.ID – SMPN 14 Solok Selatan mendapatkan bekal pendidikan mitigasi bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan pada Jumat (13/1/2023). Edukasi mitigasi bencana tersebut dinilai sangat perlu ditanamkan sejak usia dini kepada para siswa, sebagai bentuk antisipasi dan bekal pengetahuan bagi para siswa.

Kepala SMPN 14 Solok Selatan, Guswa Okrita mengatakan, dengan mendapatkan pembekalan edukasi mitigasi bencana tersebut, diharapkan para siswa dapat mengenali dan menyerap pengetahuan akan berbagai jenis bencana, serta upaya penanggulangannya.

“Tentu terima kasih kami sampaikan kepada Pemkab Solok Selatan dalam hal ini BPBD Solok Selatan, yang telah memberikan edukasi mitigasi bencana kepada para siswa. Ini tentunya sangat dinilai penting bagi kami sebagai pengetahuan dan bekal ilmu tentang kebencanaan yang telah ditanamkan sejak dini kepada anak-anak,” katanya.

Selain itu, lanjut Guswa Okrita, dengan adanya edukasi mitigasi bencana itu selanjutnya diharapkan kepada para siswa dapat menjadikannya sebagai penerapan ilmu yang kemudian dapat diterapkan bagi sekolah dan lingkungan sekitarnya. Sebab, pendidikan tentang mitigasi bencana juga menjadi penguatan karakter bagi para siswa, untuk dapat meningkatkan karakter sosialnya.

“Para siswa kita telah mendapatkan pendidikan mitigasi bencana melalui penyampaian secara teori maupun keterampilan terhadap cara penanggulangan bencana. Semoga ini benar-benar bermanfaat bagi siswa dan menjadi bekal ilmu yang dapat mereka terapkan ketika dibutuhkan,” kata Kepsek SMPN 14 Solok Selatan tersebut.

Lebih lanjut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Solok Selatan, Novriadi Amela mengatakan, dengan adanya penerapan pendidikan satuan bencana di sekolah sejak dini akan membantu siswa dalam memahami pengetahuan akan bencana alam dan sikap dalam menghadapinya.

“Kita tidak hanya memberikan pemahaman akan jenis bencana alam dan upaya penanggulangannya saja, namun yang terpenting juga kita memberikan upaya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar yang membuat terjadinya bencana. Kemudian kita juga memberikan cara alternatif dalam upaya langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh para siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan, Novi Hendrik juga menyampaikan bahwa edukasi akan kebencanaan sangat penting ditanamkan sejak dini melalui sekolah. Sehingga hal tersebut menjadi pengetahuan dan dapat mulai diterapkan sejak dini kepada mereka sebagai bentuk penumbuhan karakter sosialnya.

“Sejak dini edukasi mitigasi bencana sudah harus diberikan kepada mereka sebagai pendalaman pengetahuan dan kesiapsiagaan, sehingga kedepannya siswa mampu bertindak pada saat sebelum dan sesudah terjadinya bencana demi meminimalisir dampak yang akan terjadi terkait kebencanaan tersebut,” katanya. (*)

Exit mobile version