KPU Pasbar Usulkan Anggaran Pilkada 2024 Sebesar Rp61 Miliar

KPU Pasbar

Ketua KPU Kabupaten Pasaman Barat, Alharis didampingi anggota Adri dan Misdarliah dalam apel pagi di kantor KPU setempat. Osniwati

HARIANHALUAN.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memperkirakan anggaran pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024 bakal mengalami peningkatan dibandingkan pemilu sebelumnya.

Menurut Ketua Divisi Teknis Andri biaya pelaksanaan Pilkada 2020 yang lalu hanya Rp25,4 miliar. Untuk 2024, diusulkan Rp61 miliar. Ia mengatakan, kenaikan kebutuhan anggaran pilkada itu dipicu oleh sejumlah faktor yang mempengaruhinya.

Selain kenaikan honorarium penyelenggara adhock juga ada kemungkinan ada penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan kemungkinan lebih dari satu pasangan calon perseorangan.

“Khusus untuk tahapan calon perseorangan memang dulu dilakukan. Kita memperkirakan maksimal lima pasang calon perseorangan, sehingga butuh anggaran yang besar. Sebagai bentuk antisipasi saja,” katanya.

Terkait kebutuhan anggaran itu, kata dia, pihaknya telah mengusulkan ke Pemkab Pasaman Barat dan masih belum ada pembahasan. Meskipun anggaran itu telah diusulkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa anggaran yang disetujui dan belum ada pembahasan dengan pihak Pemkab Pasaman Barat.

Kebutuhan anggaran itu, katanya, tentu akan disesuaikan untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Pilkada 2024. Sedangkan untuk pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) anggarannya masih menunggu dari KPU pusat.

“Untuk tahapan pileg telah dimulai dan saat ini sedang tahapan verifikasi administrasi partai politik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Hendra Putra membenarkan KPU telah mengusulkan anggaran Pilkada 2024. “Masih belum kita bahas dan belum ada keputusan. Dalam waktu dekat segera kita bahas demi kesuksesan pilkada,” katanya. (*)

Exit mobile version