AGAM, HARIANHALUAN.ID — Setelah berakhirnya Covid-19, Pemkab Agam menargetkan memperbanyak homestay. Jika telah banyak homestay di Kabupaten Agam, maka tamu-tamu yang berada di luar kota akan menginap, dan ini akan berdampak menambah pendapatan.
Hal itu dikatakan Bupati Agam Andri Warman saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) pertama berdirinya Homestay Jiwa Malapeh di Bonjo Panampuang Kecamatan Ampek Angkek, Minggu (16/7).
Kegiatan yang dimulai dengan atraksi tim rabana Bonjo Panampuang juga dihadiri keluarga besar Jiwa Malapeh Ir Endrizal, niniak mamak Sikumbang Dt Manggoyang Bumi dan Tausiah oleh ustad Drs H Ristawardi Dt Marajo Nan Batungkek Ameh.
Pada kesempatan itu, Bupati Agam Andri Warman mengucapkan selamat dan mudah-mudahan Homestay Jiwa malapeh ini bisa lebih berkembang.
“Ini sesuai dengan misi kami setelah diangkat sebagai bupati Agam, dan setelah berakhirnya Covid-19, target kita bisa memperbanyak homestay-homestay di Kabupaten Agam,” ungkap bupati.
Tambah bupati, dalam waktu dekat pada bulan November 2023, seluruh homestay yang berada di Indonesia akan mengadakan Mubes di Agam dan Bukittinggi.
Kegiatan yang berjalan aman dan lancar itu, keluarga besar Jiwa malapeh memberikan cinderamata kepada Bupati Agam sekaligus foto bersama. (h/rel)