BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID — Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias kembali menegaskan dan mengajak seluruh warga di kota itu untuk bersatu usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Setelah kita jalani semua tahapan pesta demokrasi maka tidak ada lagi nomor 1, 2, 3, nomor 4 atau nomor berapa pun. Tidak ada lagi warna merah, kuning, biru hijau atau warna apa pun karena yang ada sekarang itu merah putih,” kata Ramlan Nurmatias usai pelaksanaan Salat Idul Fitri di Kota Bukittinggi, Minggu (31/3).
Apalagi, kata Ramlan, saat ini semua umat Muslim sedang merayakan hari kemenangan sehingga rasa persaudaraan dan persatuan wajib dikedepankan.
Meskipun sebelumnya masing-masing masyarakat memiliki pandangan atau pilihan politik yang berbeda, hal itu merupakan sebuah kewajaran dalam kehidupan berdemokrasi.
“Yang terpenting sekarang adalah kita harus bergandengan tangan, bahu membahu untuk membangun bangsa terutama Kota Bukittinggi,” kata Ramlan.
Menurutnya, masih banyak persoalan global dan internal yang sedang terjadi dan mesti dipikirkan bersama, termasuk cara mengatasi atau mencarikan solusinya daripada terpecah hanya karena perbedaan sikap politik ketika pesta demokrasi berlangsung.
Di satu sisi, Ramlan menilai kualitas demokrasi di Ibu Kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) tersebut sudah tergolong bagus. Salah satu barometernya ialah tidak ada gangguan yang signifikan terhadap penyelenggaraan pesta demokrasi.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bukittinggi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi memberikan hak politik, termasuk juga kepada penyelenggara pilkada serentak, mulai dari KPU, Bawaslu hingga aparat keamanan. (*)