Audiensi dengan Walikota Sawahlunto, PLN Sumbar Bahas Kerjasama PPJ dan Penertiban PJU Liar

Perkuat Sinergi, PLN Gelar Audiensi dengan Walikota Sawahlunto

HARIANHALUAN.id – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar melakukan audiensi dengan Walikota Sawalunto, bersama dengan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) serta Dishub Kota Sawahlunto, Senin (20/06) di Kantor Walikota Sawahlunto.

Audiensi dihadiri langsung oleh Walikota Sawahlunto Deri Asta, Kepala BPKAD Afridarman, Dinas Perhubungan Sawahlunto Hendra. Sementara dari PLN turut serta MUP3 Solok Sigit Hari Wibowo, Mbag Sar UP3 Solok Riri Rustam, MSB Keuangan Hardinal, MSB Kom & TJSL Yenti Elfina, MULP Sawahlunto Tatang serta MULP Silungkang Seprianto.

Audiensi digelar untuk menyamakan pemahaman terkait upaya peningkatan pendapatan PPJ melalui penjualan tenaga listrik, sekaligus pembahasan terkait penertiban PJU liar.

“Pertemuan dengan Pemda Sawahlunto hari ini merupakan bagian komitmen untuk meningkatkan layanan, khususnya dalam hal meningkatkan pendapatan PPJ melalui penjualan tenaga listrik. Kami mengapresiasi Walikota yang responsif dan mendukung program-program dari PLN,” ungkap Sigit Hari Wibowo, Manager UP3 Solok.

Pemda Sawahlunto mengapresiasi kehadiran PLN dan siap mendukung upaya meningkatkan penjualan tenaga listrik. Salah satu tindak lanjutnya Pemda akan menerbitkan himbauan Walikota agar masyarakat beralih menggunakan peralatan elektronik yang lebih hemat dan efisien melalui program electrifying lifestyle sekaligus melakukan pemetaan terhadap potensi SPLU di pusat keramaian Sawahlunto.

“PLN bisa menjadi bagian yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung dalam upaya terciptanya lokasi ramah lingkungan melalui program electrifying lifestyle ini. Tentu kami sangat mengapresiasi dan sepenuhnya mendukung upaya tersebut,” ungkap Deri Asta.

Disaat yang bersamaan, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW Sumbar Yenti Elfina mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dan peran serta Pemda Sawahlunto dalam setiap kegiatan PLN.

“Kami melakukan audiensi dengan Pemda Sawahlunto karena kami memahami bahwa Listrik sangat dibutuhkan masyarakat, oleh karena itu sinergitas dan komitmen sangat penting dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga listrik di kota Sawahlunto,” imbuh Yenti.

Dalam audiensi tersebut tim PLN juga menyampaikan informasi penyesuaian tarif (tariff adjustment) kepada pelanggan rumah tangga mampu nonsubsidi golongan 3.500 Volt Ampere (VA) ke atas (R2 dan R3) dan golongan pemerintah (P1, P2 dan P3) mulai 1 Juli 2022.

Walikota menyampaikan dukungan terhadap Keputusan pemerintah menyesuaikan tarif listrik pelanggan 3.500 VA ke atas karena besaran empat indikator ekonomi makro diantaranya untuk menjaga daya beli masyarakat, daya saing sektor industri dan bisnis, mengendalikan inflasi, serta memperkuat stabilitas perekonomian nasional. (*)

Exit mobile version