HARIANHALUAN.ID – Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang akan merumuskan indikator pengukuran indeks kemudahan perizinan di Kota Padang.
Perumusan indikator tersebut, bertujuan agar indeks kemudahan pengurusan perizinan di Kota Padang bisa lebih terukur secara jelas dan pasti.
Kepala DPMPTSP Kota Padang, Editiawarman menjelaskan, sejauh ini DPMPTSP Kota Padang baru memiliki tiga Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), serta kemudahan berusaha.
“Namun sayangnya hingga saat ini indeks kemudahan berusaha atau perizinan di Indonesia belum ada yang resmi dan baku, maka tahun ini DPMPTSP Kota Padang akan mencoba mengembangkan dan menyusun indikator pengukuran indeks kemudahan perizinan,” ujarnya, Rabu (24/8/2022).
Editiawarman menjelaskan, apabila sejumlah indikator dan standar yang bisa dipergunakan untuk menjawab sejauhmana kemudahan pengurusan perizinan di Kota Padang itu telah dirumuskan. Maka setiap investor yang hendak berinvestasi di Kota Padang, akan memperoleh gambaran pasti mengenai kondisi real iklim investasi dan perizinan terkini di Kota Padang.
Guna merumuskan sejumlah indikator yang termasuk kedalam indeks tersebut, Editiawarman menyebutkan bahwa pihaknya juga melibatkan kalangan ahli, profesional, serta akademisi dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Kota Padang.