HARIANHALUAN. ID – Pembangunan nagari tidak bisa terlepas dari peran rantau yang memiliki potensi besar dalam memajukan nagari.
Demikian disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi pada pembukaan Alek Pulang Basamo XIII perantau Nagari Tanjung Alai, Kamis (3/5/25) di lapangan bola kaki Gurun Tanjung Alai Kabupaten Solok
Edy Oktafiandi salah seorang Sumando setempat kepada Harianhaluan.Id lebih lanjut menyampaikan bahwa Mahyeldi menyatakan bahwa pulang basamo pada momen Hari Raya Idul Fitri disamping mengingatkan perantau dengan kampung halamannya juga dapat memberikan pemikiran dan kontribusi positif untuk kemajuan nagari Untuk itu komunikasi. Koordinasi dan Kolaborasi sangat diperlukan antara kampung dengan Rantau serta pihak terkait terkait lainnya.
Gubernur sangat bangga dengan kebersamaan perantau Tanjung Alai yang disponsori Perwata (Persatuan Warga Tanjung Alai) dengan kampung halaman yang digerakkan kaum muda. Sekaligus regenerasi dan penyiapan SDM nagari untuk pembangunan.
Ketua Panitia Kolonel Inf. Mus Mulyadi, SIP didampingi Ketua DPP Perwata Drs.H. Jonedi Akbar melaporkan tema pulang basamo XIII tahun 2025 ini adalah Meningkatkan Sumber Daya Manusia Dalam Membangun Nagari berlangsung 3-13 April 2025 dengan agenda kegiatan keagamaan, seminar adat dan pemuda, seni, budaya dan olah raga yang melibatkan 17 DPC Perwata se-Indonesia.
Ditambahkan Alyunafi Sekjen DPP Perwata acara yang sangat meriah turut dihadiri Danrem 032/Wrb, Bupati, Dandim 0309, anggota DPRD, Forkopimda, Camat, unsur tungku tiga sajarangan, serta tokoh tantau diantaranya Dr.Ir. Liferdi Lukma. MSi (Kementan), Ir. H. Yasar Arsa serta rang sumando, Dr. Roni M Bisri, Edy Oktafiandi, MPd (Kakankemenag Padang). (aye).