Selenggarakan GPM, Pemkab Lima Puluh Kota Jual Bahan Pangan di Bawah Harga Pasar

TAUFIK HIDAYAT - LIMA PULUH KOTA

SEMBAKO MURAH-- Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo saat memantau pelaksanaan GPM di Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban. IST

HARIANHALUAN.ID –Sebagai upaya  stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta untuk mendukung suksesnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota didukung Badan Pangan Nasional, Bulog, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Rabu (17/5). 

Nagari Sitanang merupakan nagari keenam di Lima Puluh Kota yang ditunjuk menggelar GPM. Berbagai komoditas sembako tampak dijual dengan harga dibawah standar di nagari yang berada di selatan Lima Puluh Kota tersebut. 

Bahan pangan yang dijual di bawah harga pasar itu yakni beras medium Rp49.7500 per 5 kg, gula Rp13.500 per kilo, minyak goreng Rp16.500 per liter, telur Rp50.000 per papan, cabai merah Rp23.000 per kilo, serta sejumlah bahan pokok lainnya. 

Pelaksanaan GPM itu dibuka dan dipantau langsung Bupati Lima Puluh Kota sekaligus Ketua TPID Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama Kepala Dinas Tanhorbun Witra Porsepwandi, Kepala Dinas PMD Endra Amzar, Kepala Dinas Perikanan Siswanto, Sekretaris Dinas Pangan Susy Letrini, Camat Lasahan Wahyu Marmora beserta unsur Forkopimca, dan Wali Nagari Sitanang Hardison Dt. Tulahir. 

Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengucapkan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog yang telah membantu TPID  dalam pengendalian Inflasi. 

Selanjutnya ia mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui kebijakan fiskal di Bank Indonesia tetapi harus dilakukan melalui sinergitas dan kerja sama instansi pusat dan daerah yang tergabung dalam TPID. 

“GPM diharapkan mampu membantu keterjangkauan akses pangan bagi masyarakat dengan harga yang murah, semoga dapat menjangkau seluruh masyarakat di Sitanang dan Kecamatan Lareh Sago Halaban,” kata Safaruddin.

Kemudian dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota terus berupaya melakukan langkah cepat demi mengendalikan inflasi yang jadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia. 

“Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam mengakses sembako serta meningkatkan perekonomian masyarakat kalangan kurang mampu untuk memperoleh pangan dengan harga di bawah pasar,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan yang diwakili Sekretaris Dinas Pangan Susy Letrini dalam laporannya menjelaskan GPM bertujuan untuk membantu masyarakat dalam keterjangkauan akses pangan dengan harga murah (harga produsen atau harga dibawah harga pasar. 

“GPM di Sitanang akan dilaksanakan selama dua hari kedepan (17-18 Mei 2023), untuk stok kami rasa cukup,” terang Susy. 

Upaya intervensi terkait kenaikan barang ini  diharapkan Susy mampu membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap sembako murah. (*) 

Exit mobile version