PADANG, HARIANHALUAN.ID – Agar menjadi kota cerdas (smart city), Pemerintah Kota Padang terus menggenjot penggunaan digitalisasi dalam pekerjaan. Hingga detik ini, digitalisasi sudah merambah ke tingkat pemerintahan paling bawah yakni kelurahan.
“Iya, mulai saat ini seluruh kelurahan sudah dapat menggunakan Srikandi dan Tanda Tangan Elektronik (TTE),” ungkap Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, Sabtu (22/3).
Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau (Srikandi) merupakan aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Aplikasi ini telah digunakan di Pemko Padang dan dirancang untuk mempermudah pengelolaan surat menyurat antar instansi serta arsip-arsip yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan.
Sementara, Tanda Tangan Elektronik (TTE) merupakan tanda tangan yang dilakukan secara digital. Tanda tangan di Pemko Padang tidak lagi menggunakan tinta dan kertas, melainkan menggunakan perangkat elektronik dan teknologi digital.
“Kita sudah lakukan soft launching penggunaan Srikandi di kelurahan, kemarin (Jumat) ini,” ujar Andree.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, dr Feri Mulyani Hamid menjelaskan, pengunaan aplikasi Srikandi telah berlangsung sejak 11 Januari 2023 lalu. Pengunaan aplikasi ini baru sebatas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat dinas hingga kecamatan.
“Mulai hari ini setiap kelurahan telah menggunakannya, karena memang cukup banyak manfaatnya,” jelas Feri Mulyani.