Teks foto : Sekda Pasbar Doddy San Ismail memotong kue sebagai tanda HUT Orari ke 57 di auditorium kantor bupati setempat, Rabu (8/7). Osniwati
PASBAR, HARIANHALUAN.ID — Di Hari Ulang Tahun ke 57 Orari Kabupaten Pasaman Barat memberikan keistimewaan kepada bupati, wakil Bupati dan Sekda untuk menjadi anggota. Karena Orari menjadi andalan ketika terjadi bencana.
Penyerahan kartu anggota ini dilakukan oleh perwakilan Orari Daerah Provinsi Sumbar di auditorium kantor bupati setempat, Rabu (8/7).
Peringatan HUT Orari ke 57 yang diperingati oleh anggota Orari Kabupaten Pasaman Barat di auditorium kantor bupati dihadiri oleh Sekda Doddy San Ismail, Kepala Diskominfo Armen, perwakilan Orari Daerah Provinsi Sumbar, pengurus Orari Kabupaten Pasbar dan stakeholder terkait lainnya.
Sekda Doddy San Ismail dalam arahnya menyampaikan ucapan selamat untuk Orari yang sudah berusia 57 tahun. Di usia ke 57 tahun ini Orari terus berkembang semakin solid dan senantiasa memberikan manfaat serta kontribusi positif bagi masyarakat bangsa dan negara.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, Orari tidak hanya sekadar organisasi komunikasi radio amatir. Namun juga berperan penting dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari dukungan komunikasi saat bencana, kegiatan kepramukaan, hingga event-event nasional dan internasional. Dedikasi dan loyalitas para anggota ORARI selama ini patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi kita semua,”katanya.
Ia berharap Orari untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya, mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota maupun dengan masyarakat luas, serta tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai kegiatan, khususnya di bidang komunikasi darurat dan sosial kemasyarakatan.
“Kabupaten Pasbar memiliki gunung, laut, sungai. Keindahan alam Pasbar sudah di akui. Namun, dibalik itu semua resiko bencana kita juga tinggi,”ucapnya.
Kemudian katanya, disaat komunikasi terganggu maka Orari hadir sebagai cadangan komunikasi nasional terutama dalam situasi darurat seperti yang dialami ketika gempa bumi beberapa waktu lalu di Kajai Pasbar.
Sementara itu, Ketua Orari Lokal Pasbar Hendrizon menyampaikan permintaan untuk pengadaan inventaris sarana dan prasarana pendukung. Karena saat ini Orari Lokal Pasbar hanya memiliki sarana pribadi untuk digunakan dalam kegiatan kebencanaan.
“Harapan kami untuk pemerintah daerah saat ini agar memberikan kami sarana dan prasarana pendukung Orari. Karena saat ini kami menggunakan radio milik pribadi saja ketika terjadi bencana seperti kejadian Gempa Kajai dulu,”katanya.(*)