PADANG, HARIANHALUAN.ID – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di 179 kecamatan yang tersebar di 19 Kabupaten/kota, Sabtu (30/8/2025). Bulog wilayah Sumbar menyiapkan sebanyak 1200 ton beras SPHP yang dijual pada kegiatan tersebut.
Pimpinan Perum Bulog Sumbar, Darma Wijaya mengatakan, Gerakan Pangan Murah Serentak merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk mempermudah akses terhadap bahan pokok yang terjangkau.
Adapun beras SPHP dijual dengan harga Rp57.500 per karung, selain beras Gerakan Pangan Murah Serentak juga menyiapkan minyak goreng seharga Rp14.500 per liter serta gula Rp17 ribu per kilogram.
“Kami ingin hadir langsung dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak ia memastikan bahwa ketersediaan pangan terutama beras dipastikan aman hingga akhir tahun 2025. Maka dari itu ia mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap pasokan maupun harga beras di pasaran.
“Bulog memiliki standar Minimun Stock Requirement (MSR) yang harus terpenuhi, kami pastikan seluruh ketersediaan untuk masyarakat bisa terjangkau dan terpenuhi hingga akhir tahun. Oleh karena itu kami berharap tidak ada lagi masalah isu pangan,” ujarnya.
Darma Wijaya mengatakan, SPHP saat ini memang masif dilakukan di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan untuk mewujudkan program asta cita Presiden Prabowo Subianto dalam hal ketahanan pangan.
“Untuk Sumbar kami ditargetkan sebanyak 28 ribu ton sampai akhir tahun ini, sementara realisasinya per hari ini sudah mencapai 7.800,” ujarnya.
Lebih lanjut ia katakan pihaknya juga siap mendukung dan membuka kesempatan bagi stakeholder lain untuk menggelar kegiatan yang serupa.
“Selama untuk kemaslahatan masyarakat silahkan hubungi kami, Bulog siap bekerja sama dengan stakeholder lain tidak hanya dengan Pemda saja,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang, Didi Aryadi mengatakan, masyarakat tidak perlu menunjukkan kartu identitas seperti KTP dll ketika ingin membeli bahan pokok dan bahan penting (Bapokting) yang telah disediakan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, Pemko Padang memastikan semua Bapokting harganya terjaga hingga akhir tahun,” ujarnya.