Delapan Jenazah Pendaki Gunung Marapi Tengah Diidentifikasi di RSAM Bukittinggi

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Sebanyak delapan korban erupsi Gunung Marapi berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RSAM Bukittinggi, Selasa (5/12/2023).

Jenazah sampai di RSAM Bukittinggi sekitar pukul 18.30 WIB, yang dibawa dengan mengunakan delapan unit ambulans. Saat ini kedelapan korban jiwa tersebut sedang diidentifikasi.

“Hari ini tim berhasil melakukan evakuasi sebanyak delapan korban. Kemarin, Senin (4/12/2023) kita evakuasi lima korban. Dengan demikian, sudah 13 korban jiwa yang sudah kita evakuasi,” ujar Kepala Markas PMI Bukittinggi, Ahmad Jaiz.

Menurutnya, delapan korban yang dievakuasi itu ditemukan oleh tim gabungan di sekitar kawasan cadas Marapi. Sampai saat ini tim masih melakukan evakuasi.

Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan, hingga pukul 12.15 WIB, sebanyak delapan orang korban jiwa berhasil dievakuasi.

Selanjutnya secara estafet tim yang di bawah menyambut tim yang di atas. Sampai di bawah korban dibawa ke ambulans dan diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Menurut Abdul Malik, tim Basarnas akan terus bekerja keras mencari korban lain meski ada hambatan.

Dari pagi sudah lima kali erupsi dan abu vulkanik juga turun sampai ke kaki bukit, sehingga membuat jarak pandang tim terbatas.

“Saat evakuasi delapan korban oleh tim 1 cuaca cukup cerah. Sedangkan untuk tim 2 masih menunggu informasi,” ujarnya. (*)

Exit mobile version