Sinergi dengan Dinas PMD Sumbar, Bank Nagari Dorong Penguatan 606 BUMNag

Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra, Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari Syafrizal CH, dan Kepala Dinas PMD Provinsi Sumbar Amasrul, usai penandatanganan kerja sama antara Bank Nagari dan Dinas PMD Provinsi Sumbar terkait penguatan ekonomi masyarakat lewat BUMNag, Jumat (17/11) di Hotel Mercure, Padang. DOK AFRIANITA

HARIANHALUAN.id—Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) memiliki potensi yang sangat besar dalam penguatan ekonomi masyarakat di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

BumNag diharapkan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi nagari dan masyarakat melalui pengembangan aset-aset lokal dan potensi nagari lainnya. 

Untuk mendorong penguatan BUMNag, Bank Nagari melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemprov Sumbar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Jumat (17/11) di Hotel Mercure Padang. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumbar Amasrul, Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari Syafrizal CH beserta seluruh pemimpin cabang dan divisi Bank Nagari.

Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra dalam sambutannya mengatakan, kehadiran BUMNag seyogyanya menjadi kekuatan ekonomi  baru bagi nagari.

Bumnag diharapkan bisa maju dan berkembang, karena mengusung semangat kemandirian, kegotong royongan dan kebersamaan antara pemerintah nagari dan masyarakat setempat. 

Ia menambahkan, salah satu tujuan pendirian Bumnag ini adalah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi nagari dan masyarakat melalui pengembangan aset aset lokal dan potensi nagari lainnya. 

Dengan pengembangan unit-unit usaha tersebut tentu akan berdampak pada kemandirian nagari secara ekonomi.

”Sebagai bank milik pemerintah daerah tentunya dan sudah seharusnya kehadiran Bank Nagari dapat dimanfaatkan oleh BUMNag dalam melakukan ekspansi dalam usaha,” jelasnya.

Bank Nagari dapat mendukung hal tersebut berupa layanan jasa perbankan, diantaranya dengan pemberian fasilitas kredit/pembiayaan permodalan kepada BUMNag, baik secara konvensional maupun syariah, sepanjang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan bank yang berlaku.

Sania memaparkan, Bank Nagari memiliki berbagai macam produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan oleh BUMNag dalam mengembangkan bisnisnya baik itu produk dana,kredit/pembiayaan, serta produk digital antara lain Lapau Nagari dan Nagari Portal Payment.

Lebih lanjut Sania mengatakan, dalam rangka mendukung dan mengembangkan BUMNag sebagai instrumen penggerak ekonomi lokal sangat penting adanya peranan Lembaga Perbankan. Maka dari itu dirasa perlu adanya sinergi antara Bank Nagari dengan Dinas PMD untuk pengembangan BUMNag.

Program layanan jasa perbankan Bank Nagari kepada BUMNag dan Lembaga Ekonomi Masyarakat antara lain kerja sama pemberian  fasilitas  kredit/pembiayaan oleh Bank kepada BUMNag/BUMDes/pelaku UMKM dan Pemerintahan Desa/Nagari sepanjang memenuhi persyaratan Bank.

”Lalu melaksanakan kegiatan publikasi dan joint marketing yang meliputi antara lain advertensi, promosi dan sosialisasi dalam pemberian fasilitas kredit/pembiayaan baik secara konvensional  maupun berdasarkan prinsip syariah,” pungkasnya.

Sementara itu, Wagub Sumbar Audy Joinaldy mengatakan, penggerak ekonomi real Sumbar ada di nagari dengan jumlah 606 BUMNag/BUMDes, 202 diantaranya sudah terverifikasi dan memiliki badan hukum.

“Kami bangga Bank Nagari melakukan kolaborasi dengan BUMNag/BUMDes ini karena, melalui BUMNag/BUMDes, nagari tersebut bisa berkembang dan menjadikan indikator ekonomi makro dan mikro Sumbar turut menjadi baik, pengangguran berkurang, kemiskinan berkurang, dan tentunya ekonomi meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam hal ini, Bank Nagari lah yang membutuhkan BUMNag/BUMDes untuk menyalurkan modal kepada badan usaha  yang bisa dipercaya.

”Saya yakin, 202 BUMNag yang ada sudah siap untuk didanai, sudah siap untuk mengelola keuangan dengan baik, dan siap membangun perekonomian sumbar menjadi lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan dengan berkolaborasinya seluruh stakeholder atau pihak yang terkait, ia yakin bersama-sama bisa membangun perekonomian Sumbar menjadi lebih baik. (h/ita)

Exit mobile version