Sementara itu, Kepala Disdik Sumbar, Barlius menyebutkan, GSS merupakan program nasional melalui usaha kesehatan sekolah yang sudah disosialisasikan secara berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
“UKS ini diperlombakan setiap tahun hingga tingkat nasional. Program ini merupakan sinergi antar instansi, baik vertikal maupun horizontal. Di Sumbar, kabupaten/kota bersinergi dengan dinas kesehatan, biro kesra dan pemangku kepentingan terkait lainnya,” katanya.
Gelar sosialisasi UKS tersebut, katanya, diharapkan bisa membangun pemahaman yang sama antar sekolah mengenai bagaimana cara meningkatkan gerakan sekolah sehat dan memperkuat capaian, baik dari bidang pendidikan kesehatan maupun pembinaan lingkungan yang sehat.
“Ini sejalan dengan trias UKS dan lima sehat dalam GGS, yaitu Sehat Bergizi, Sehat Fisik, Sehat Imunisasi, Sehat Jiwa, dan Sehat Lingkungan,” ujar Barlius.
Ia menyebutkan, manfaat GSS bagi peserta didik adalah untuk membudayakan lima sehat agar status kesehatan meningkat, sehingga peserta didik bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
“Sama halnya manfaat bagi tenaga pendidik, agar status kesehatan meningkat, sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maksimal, dan bagi orang tua untuk memberikan dukungan bagi usaha peningkatan status kesehatan peserta didik,” ujarnya.
Melalui program tersebut, ia berharap sekolah bisa menjadi tempat yang ideal untuk menyemaikan kebiasaan hidup sehat sehingga sekolah menjadi rujukan bagaimana pembiasan hidup sehat itu dijalankan.