DHARMASRAYA. harianhaluan.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Dharmasraya gelar peningkatan kompetensi aparatur Sipil negara (ASN) dalam pengelolaan data lewat platform ASN Digital dan Simpeg 5 Kemenag RI, Sabtu 6 Juni 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang guru yang diikuti ASN Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Kepala MAN Dharmasraya, Nasril Yunus dalam sambutannya menegaskan bahwa data kepegawaian ini merupakan tanggung jawab kita pribadi.
“Akurasi data tetap menjadi tanggung jawab kita masing-masing. Bapak dan Ibu perlu mengecek dan memperbarui data,” ujarnya dalam membuka acara.
Bertindak sebagai narasumber, Penelaah Teknik Kebijakan pegawai Kankemenag Kabupaten Dharmasraya, Tarmidzi menekankan bahwa ASN Digital menjadi pintu utama seluruh layanan kepegawaian. Pembaruan data bukan lagi tanggung jawab operator tapi sudah melekat pada masing-masing ASN.
Tarmidzi juga menyampaikan guru perlu mengikuti pelatihan minimal sekali setahun untuk meningkatkan kompetensi dan Indeks Profesional (IP) ASN. Sertifikat pelatihan tersebut harus diunggah ke riwayat diklat pada SIMPEG 5 karena berpengaruh langsung pada penilaian angka kredit dan pengembangan karier.
“Jangan sampai sudah ikut pelatihan, tapi tidak tercatat di sistem. Nanti rugi sendiri saat pengusulan kenaikan pangkat,” pesannya.
Suasana berlangsung serius dan interaktif karena peserta langsung praktik di perangkat masing-masing. (humas).






