HALUAN MADRASAH

Kakankemenag Tanamkan Nilai Antibullying pada Peserta Diksista MAN 3  Padang

×

Kakankemenag Tanamkan Nilai Antibullying pada Peserta Diksista MAN 3  Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, harianhaluan. id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Padang, H. Yasril, menegaskan pentingnya membangun karakter murid madrasah yang berakhlak mulia, berintegritas, serta terbebas dari berbagai perilaku menyimpang saat menyampaikan materi pembuka pada kegiatan Pendidikan Siswa Takhasus (Diksista) Tahun Pelajaran 2026/2027

Humas MAN 1 Padang, Selasa (28/7/26) menyampaikan kegiatan yang berlangsung pada 27–29 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sungrilla Outbound Camp, Lubuk Minturun, Sungai Lareh tersebut menjadi bagian dari penguatan karakter bagi peserta program takhasus MAN 3 Kota Padang. 

Pada sesi pertama, Yasril mengangkat tema “Profil Murid Madrasah yang Anti Bullying, Bebas NAPZA, Anti LGBTQ serta Penyakit Masyarakat Lainnya.”

Di hadapan seluruh peserta, Yasril membuka materi dengan memberikan motivasi agar para siswa mampu memanfaatkan masa belajar di madrasah sebagai momentum membentuk karakter unggul, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, murid madrasah tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga ketangguhan moral dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Baca Juga  Cerdas Berkompetisi, Kompak Beraksi, Hari Ketiga Class Meeting MTsN 2 Pessel Makin Meriah

Sebagai landasan utama, Yasril mengutip firman Allah Swt. dalam Qur’an Surah Al Hujurat ayat 11 yang menegaskan larangan mengolok-olok orang lain, mencela sesama, maupun memanggil seseorang dengan gelar yang buruk. Ia menjelaskan bahwa ayat tersebut merupakan pedoman yang sangat jelas dalam membangun budaya saling menghormati dan menolak segala bentuk perundungan.

“Allah telah memberikan tuntunan yang tegas agar setiap muslim menjaga lisan, menghormati sesama, dan tidak merendahkan orang lain. Bullying bukan hanya melukai korban, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai Al Qur’an,” tegas Yasril.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta Diksista untuk menjadikan ayat tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari serta menghindari berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi muda Menurutnya, lingkungan madrasah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal.

Baca Juga  Kepala MTsN 3 Agam Gelar Rapat, Tegaskan Juknis Matamuda dan Kesiapan Administrasi Guru Sambut Tahun Pelajaran Baru

Yasril juga berpesan agar para siswa takhasus menjadi duta anti bullying di lingkungan MAN 3 Kota Padang. Ia berharap para peserta mampu menjadi teladan dalam membangun budaya saling menghargai, menguatkan kepedulian sosial, serta menginspirasi teman-temannya untuk menjauhi kekerasan, penyalahgunaan Napza, maupun berbagai penyakit masyarakat lainnya.

Sementara itu, Kepala MAN 3 Kota Padang, Hj. Marliza, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang yang telah meluangkan waktu untuk hadir sekaligus memberikan pembinaan kepada peserta Diksista.

“Pembinaan langsung dari Bapak Kakan Kemenag menjadi motivasi yang sangat berarti bagi peserta didik kami. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan mampu memperkuat karakter murid takhasus sehingga mereka tumbuh menjadi generasi madrasah yang berakhlak, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya,” ujar Marliza. (humas).