NASIONAL

Andra Soni: Kemandirian Fiskal Banten Sudah Capai 70 Persen

×

Andra Soni: Kemandirian Fiskal Banten Sudah Capai 70 Persen

Sebarkan artikel ini
Gubernur Banten Andra Soni menerima cenderamata dari Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI Muhammad Najib Ibrahim

SERANG, HARIANHALUAN.ID – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, provinsi yang dipimpinnya itu terus berkembang sebagai daerah strategis yang berbatasan langsung dengan Jakarta dan siap sejajar dengan provinsi-provinsi maju lainnya di Indonesia.

Ketika menerima wartawan yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), di Gedung Negara Banten, Kamis (7/5), Andra Soni menjelaskan sejarah berdirinya Provinsi Banten hingga perkembangan pembangunan dan ekonomi daerah.

Menurut Andra, sejak resmi menjadi provinsi baru pada 4 Oktober 2000, Banten mengalami pertumbuhan yang pesat. Posisi geografis yang berdekatan dengan Jakarta dinilai menjadi salah satu faktor utama berkembangnya wilayah tersebut.

Baca Juga  Petani Desa Gunung Anten Rasakan Manfaat Reforma Agraria

“Alhamdulillah, Provinsi Banten dengan anugerah dari Allah SWT berbatasan langsung dengan Jakarta, sehingga pertumbuhan Banten berkembang sangat besar,” kata pria kelahiran Payakumbuh itu.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terbuka terhadap siapa saja yang datang, baik untuk berwisata maupun berinvestasi.

“Kami sangat terbuka dengan siapa saja yang datang ke Banten. Baik hanya sekadar berwisata maupun berinvestasi di Provinsi Banten,” ujarnya.

Andra juga menjelaskan Gedung Negara yang saat ini digunakan memiliki nilai historis karena menjadi pusat pemerintahan pertama saat Banten baru berdiri sebagai provinsi.

Ia menyebut gubernur-gubernur awal Banten pernah berkantor di gedung tersebut sebelum pusat pemerintahan dipindahkan ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang.

Baca Juga  Pemerintah Upayakan Kenaikan Bantuan Huntap Korban Bencana di Aceh Hingga Rp80 Juta per Unit

Menurutnya, saat ini Banten menjadi salah satu provinsi di Pulau Jawa yang memiliki kawasan pusat pemerintahan terpadu dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berada dalam satu lokasi. “Semua OPD kami berada dalam satu kawasan sekitar lebih dari 60 hektare,” katanya.

Andra memaparkan jumlah penduduk Banten saat ini mendekati 13 juta jiwa yang tersebar di empat kota dan empat kabupaten. Ia juga menyoroti potensi besar wilayah Kabupaten.