AGAM, harianhaluan. id – Kegiatan Muhadarah MTsN 1 Agam kembali digelar, Jumat, 4 September 2026. Kali ini, giliran siswa kelas 8.1 dibawah bimbingan wali kelas Erita yang tampil menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus keberanian mereka di hadapan warga madrasah.
Muhadarah menghadirkan beragam penampilan bernuansa Islami. Siswa kelas 8.1 menampilkan pembacaan Al Qur’an beserta terjemahannya, khutbah Jumat, pidato tiga bahasa, tahfiz dan nasyid.
Kegiatan dibina Nurul Faizah, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan penting mengenai kebersihan lingkungan serta kebersihan hati dan lisan.
Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya sebatas menjaga lingkungan agar bebas dari sampah, tetapi juga harus dimulai dari kebersihan hati dan lisan. Lingkungan yang bersih akan terasa lebih nyaman, sementara hati dan lisan yang terjaga akan melahirkan hubungan yang baik antarsesama.
Selain mengingatkan tentang kebersihan lingkungan, hati, dan lisan, Nurul Faizah juga kembali menegaskan komitmen MTsN 1 Agam dalam mewujudkan Madrasah Ramah Anak dan Madrasah Anti-Bullying.
Ia mengingatkan seluruh siswa agar tidak membiarkan tindakan perundungan atau bullying terjadi di lingkungan madrasah. Siswa yang mengalami maupun melihat tindakan bullying diminta untuk tidak takut melapor.

Penegasan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keberanian siswa untuk berbicara ketika menemukan tindakan yang tidak semestinya. Madrasah ingin memastikan bahwa setiap siswa merasa aman, dihargai, didengar dan terlindungi selama berada di lingkungan madrasah.
Nurul Faizah juga mengingatkan kembali bahwa siswa dapat menyampaikan pengaduan melalui beberapa saluran yang telah disediakan. Pengaduan dapat disampaikan melalui wali kelas, guru BK, nomor telepon yang telah dicantumkan, maupun melalui link pengaduan yang tersedia di madrasah.
Setiap laporan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Tim Pencegahan dan Penanganan (TPPK) sesuai dengan alur pengaduan yang telah diinformasikan sebelumnya.
Melalui kegiatan Muhadharah ini, MTsN 1 Agam tidak hanya ingin melahirkan siswa yang mampu tampil dan berbicara di depan umum, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki iman, akhlak, keberanian, kepedulian, dan rasa aman dalam lingkungan pendidikan. (humas).






