SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Solok Selatan mencatat adanya pergerakan harga kebutuhan pokok pada minggu keempat Agustus 2025.
Dari data yang dirilis Bagian Perekonomian dan SDA, Jum’at (29/8). Harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya tetap stabil bahkan ada yang turun.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah beras dari Rp16.000 menjadi Rp16.300 per kilogram, bawang merah dari Rp45.800 menjadi Rp46.700 per kilogram, serta cabe merah dari Rp32.500 menjadi Rp36.700 per kilogram. Selain itu, cabe rawit juga naik dari Rp37.500 menjadi Rp38.300 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang putih turun cukup signifikan dari Rp38.200 menjadi Rp35.500 per kilogram, disusul gula pasir yang turun tipis dari Rp19.500 menjadi Rp19.300 per kilogram.
Adapun beberapa komoditas masih bertahan di harga sebelumnya, seperti daging ayam ras (Rp42.500 per kilogram), daging ayam ras per ekor (Rp70.000), telur ayam ras (Rp28.200 per kilogram), minyak goreng curah (Rp19.500 per liter), minyak goreng kemasan (Rp20.000 per liter), dan daging sapi (Rp140.000 per kilogram).
Perubahan harga ini dinilai wajar karena dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dan permintaan pasar di tingkat daerah. Lonjakan harga pada bawang merah dan cabai, misalnya, kerap terjadi menjelang musim penghujan karena stok dari daerah penghasil terbatas.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui OPD terkait terus melakukan pemantauan pasar untuk menjaga kestabilan harga pangan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga. (h/abd)