PADANG PANJANG, harianhaluan.id – Sebuah kabar menggembirakan datang dari lingkungan MAN 1 Kota Padang Panjang. Salah seorang gurunya, Meriani, MAg berhasil terpilih sebagai peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI tingkat Nasional Tahun 2026.
Dia akan tampil pada cabang Hifzil Surah An Nisa’, mewakili Kafilah KORPRI Sumbar.
Ajang itu akan diselenggarakan 23 hingga 30 Agustus 2026 di Makassar dan Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Kehadiran Meriani sebagai salah satu peserta menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga besar MAN 1 Kota Padang Panjang, tetapi juga bagi masyarakat Sumbar yang menaruh harapan besar pada kafilah daerahnya.
Perjalanan menuju ajang nasional ini bukanlah hal yang mudah. Sejak bulan April 2026, Meriani telah mengikuti seleksi tingkat provinsi. Dari seleksi tersebut, dia kemudian menjalani serangkaian pemusatan latihan dan pembinaan intensif yang berlangsung hingga bulan Juni.

Proses panjang tersebut akhirnya mengantarkan dai pada penetapan resmi sebagai peserta kafilah. Namun, perjuangan tidak berhenti di sana. Setelah penetapan, Meriani terus menjalani latihan dan persiapan yang lebih intensif, menyeimbangkan tanggung jawabnya sebagai seorang guru dengan komitmen untuk memberikan penampilan terbaik di panggung nasional. Dedikasi, konsistensi, dan kesungguhan menjadi kunci keberhasilan beliau dalam melewati setiap tahapan.
Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, Dr. Lainah, Selasa (18/8/26) menyampaikan bahwa seluruh sivitas akademika MAN 1 Kota Padang Panjang menyampaikan doa dan dukungan penuh agar Meriani dapat tampil maksimal, membawa harum nama madrasah, KORPRI, dan Sumbar. Kehadiran dai di panggung nasional menjadi simbol bahwa guru madrasah tidak hanya berperan dalam mendidik generasi, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di ajang bergengsi tingkat nasional.
“Atas nama keluarga besar madrasah, kepala madrasah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang kepada Ibu meriani yang telah mengharumkan nama madrasah dengan menjadi wakil provinsi pada MTQ Nasional, ” ujar Lainah. (humas).






