TANAH DATAR, harianhalua.id – Kepala MAN 4 Tanah Datar, Ardoni Ernanda, MAg mengikuti Seminar Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru, Literasi serta Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, (18–19/9/ 26) di Gedung Maharajo Dirajo/Gedung Nasional Kabupaten Tanah Datar.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Maju untuk Pendidikan Bermutu” dengan tagline “Kualitas Pendidikan untuk Masa Depan Tanah Datar.” Seminar diselenggarakan oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara Kabupaten Tanah Datar bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Informasi mengenai waktu, tempat, tema, dan narasumber juga diberitakan menjelang pelaksanaan kegiatan.
Seminar yang dilaksanakan di Luhak Nan Tuo itu menghadirkan sejumlah tokoh dan praktisi pendidikan, di antaranya Prof. Dr. Abdul Mu’ti, MEd., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, SPsi, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Dr. Alfi Hidayati, MPd.
Selain itu, turut hadir narasumber Iryasman, SPd. dari BBPMP Sumbar, Muhammad Subhan (Penggiat Literasi), dan Andre Agasi, SPd, MKom. (Pembelajaran Digital).
Keikutsertaan Kepala MAN 4 Tanah Datar dalam seminar ini menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi kepemimpinan, literasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.
Menurut Ardoni Ernanda, perkembangan dunia pendidikan menuntut kepala madrasah dan guru untuk terus belajar, beradaptasi, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Peningkatan kompetensi kepala madrasah dan guru harus menjadi bagian dari budaya belajar yang berkelanjutan. Literasi dan digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan bermutu,” ujar Ardoni.
Ia menambahkan, berbagai wawasan yang diperoleh dari seminar akan menjadi bahan refleksi dan pengembangan program di MAN 4 Tanah Datar, khususnya dalam memperkuat pembelajaran berbasis teknologi, literasi, inovasi, serta pengembangan kompetensi guru.
Selaras dengan transformasi MAN 4 Tanah Datar,
seminar itu juga dinilai relevan dengan berbagai program pengembangan MAN 4 Tanah Datar yang terus mendorong digitalisasi madrasah, pembelajaran berbasis teknologi, literasi, robotik, coding, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Ardoni berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat jejaring dan kolaborasi antarpendidik di Kabupaten Tanah Datar sehingga lahir berbagai praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
“Kita ingin terus bergerak maju. Guru harus terus belajar, kepala madrasah juga harus terus belajar. Dengan kompetensi yang semakin baik, insyaallah kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik juga semakin meningkat,” tambahnya. (humas).






