JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan untuk korban terdampak gempa magnitudo (M) 7,7 di Myanmar. Ada 12 ton bantuan yang disalurkan pemerintah.
“Rombongan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU C-130J-30 Super Hercules A-1342, yang membawa muatan logistik seberat 12.240 Kg yang terdiri dari 30 tenda dari Kemhan, bahan makanan (mie) dari Kemhan, logistik BNPB, dan satu unit truk Basarnas,” kata Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan dalam keterangannya, Senin (31/3).
Donny memimpin persiapan dan pemberangkatan Satgas Bantuan Kemanusiaan (Banusia) luar negeri di Lanud TNI AU di kompleks Halim Perdanakusuma, Senin (31/3). Dia memuji para personel yang tetap siap bertugas saat momen Lebaran.
“Saya memberikan apresiasi kepada personel yang akan berangkat melaksanakan Satgas bantuan kemanusiaan, di tengah cuti lebaran harus kembali untuk melaksanakan tugas negara ini,” ujarnya.
Satgas tersebut dipimpin Kolonel Pnb Beni Aprianto sebagai Mission Commander. Total ada 37 personel lain yang terdiri dari TNI, PMK, BNPB dan Basarnas yang turut serta dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Pesawat Hercules yang membawa Satgas dan bantuan kemanusiaan dijadwalkan akan menempuh perjalanan langsung ke Myanmar dengan rute penerbangan Halim PK-Banda Aceh (RON)-Naypyidaw (NPT) dan bergabung dengan tim tanggap darurat di lokasi bencana.
“Misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen bangsa Indonesia dalam memberikan bantuan kepada negara-negara yang membutuhkan, sekaligus memperkuat peran TNI dalam operasi non-militer di tingkat global,” jelasnya. (*)