Dikatakan Iskandar, untuk membangun jembatan yang roboh tersebut, pihaknya mengambil dari dana CSR Perusahaan PT Mutiara Agam.
Hal senada juga disampaikan Asisten Teknik PT Mutiara Agam, Aulia Rahman, orang yang bertanggungjawab dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.
“Pembangunan jembatan sudah kami kerjakan mulai dari 1 April 2022. Sampai hari ini, kira-kira progresnya sudah mencapai 70 persen,” katanya.
Aulia Rahman mengatakan, seandainya cuaca tetap bagus dan pengerjaannya tidak ada kendala, pihaknya memprediksikan paling lama empat atau lima hari lagi masyarakat sudah bisa kembali mempergunakan jembatan tersebut.
Kepedulian PT Mutiara Agam kepada masyarakat dengan mempercepat pembangunan jembatan yang roboh tersebut, mendapat apresiasi dari salah seorang anggota DPR Kabupaten Agam yang sekaligus tokoh masyarakat di Nagari Tiku V Jorong, Gema Saputra.
“Saya atas nama warga di Nagari Tiku V Jorong, mengucapkan terima kasih atas keseriusan PT Mutiara Agam dalam mempercepat pembangunan jembatan tersebut,” katanya.
Karena, kata Gema, jembatan yang dibangun tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi pada saat Ramadan aktivitas masyarakat meningkat, dengan cepatnya pembangunan tersebut tentu masyarakat akan sangat terbantu. (*)