HALUAN MADRASAH

Tiga Momentum Istimewa di MTsN 1 Agam, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Hari Jadi Sumbar dan Ulang Tahun Kepala Madrasah

×

Tiga Momentum Istimewa di MTsN 1 Agam, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Hari Jadi Sumbar dan Ulang Tahun Kepala Madrasah

Sebarkan artikel ini

AGAM, harianhaluan. id – Tiga momentum istimewa beriringan di MTsN 1 Agam, Kamis (1/10/26). Hari Kesaktian Pancasila diperingati melalui upacara, Hari Jadi ke-81 Sumbar turut dirayakan dengan nuansa adat Minangkabau, sementara tanggal yang sama menjadi hari ulang tahun ke-57 Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, SPd, MPd.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Desmawita.

Dalam amanatnya  mengajak keluarga besar madrasah memaknai Pancasila bukan sekadar sebagai dasar negara, tetapi sebagai nilai yang harus hidup dalam keseharian.

Desmawita menegaskan bahwa makna “kesaktian” Pancasila bukanlah sesuatu yang bersifat mistis. Kesaktian Pancasila, menurutnya, tercermin dari keteguhan ideologi bangsa yang telah teruji dan tetap menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia kemudian mengajak warga madrasah mengambil tiga makna penting dari peringatan tersebut, yakni memperkuat keimanan dan persatuan, menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam proses belajar, serta membangun generasi yang sehat dan berkarakter.

Nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana di lingkungan madrasah. Peserta didik dapat mengamalkannya dengan disiplin belajar, jujur saat ujian, menghormati guru dan orang tua, serta saling membantu dengan sesama teman.

Baca Juga  Penguatan Madrasah Inklusi, KKMTs Padang Pariaman dan Pariaman Studi Konsultasi dan Koordinasi ke MAN 11 Jakarta

“Itulah Pancasila yang hidup,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan semangat Madrasah Sehat yang tengah dibangun. Generasi yang kuat tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga kesehatan jasmani, rohani, dan akhlak.

Peringatan Hari Jadi Sumba turut memberi warna tersendiri dalam pelaksanaan upacara. Sebagai bentuk partisipasi dan penghormatan terhadap momentum hari jadi provinsi, ASN dan GTK MTsN 1 Agam tampil mengenakan pakaian adat Minangkabau berupa baju basiba yang dipadukan dengan kain songket.

Kehadiran GTK dalam balutan baju basiba dan songket juga menjadi pesan bahwa pendidikan karakter di madrasah tidak hanya dibangun melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan dalam menghargai dan melestarikan budaya lokal.

Momentum Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat dengan semangat “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” menjadi pengingat bagi keluarga besar MTsN 1 Agam untuk terus berkontribusi dalam membangun generasi yang berakar pada budaya, kuat dalam karakter, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.

Baca Juga  MAN 3 Solok Laksanakan Upacara Harkitnas

Di balik kekhidmatan upacara, suasana haru dan bahagia kemudian hadir ketika guru, tenaga kependidikan, dan siswa-siswi MTsN 1 Agam memberikan kejutan untuk Desmawita yang pada hari tersebut genap berusia 57 tahun.

Kejutan sederhana tersebut menjadi momen yang tidak disangka-sangka. Ucapan selamat, doa, dan kebersamaan dari keluarga besar madrasah membuat peringatan 1 Oktober tahun ini terasa semakin istimewa bagi Desmawita.

Menerima kejutan tersebut, Desmawita menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru, pegawai, dan peserta didik yang telah memberikan perhatian dan doa di hari istimewanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru, pegawai, serta anak-anak semuanya atas kejutan, perhatian, doa, dan ucapan yang diberikan. Ini menjadi kebahagiaan dan kenangan yang sangat berarti bagi saya,” ujarnya.

Baginya, bertambahnya usia bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk melakukan introspeksi dan memperkuat tekad dalam menjalankan amanah sebagai kepala madrasah. (humas).