PADANG, HARIANHALUAN.ID – Salah satu malam penting saat Bulan Ramadan adalah lailatul qadar atau yang lebih dikenal malam seribu bulan. Seperti Firman Allah SWT dalam Q.S Al-Qadr: 3
“Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Menurut Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI, ibadah pada malam Lailatul Qadar mempunyai nilai yang sangat tinggi di mata Allah SWT, lebih tinggi daripada ibadah selama seribu bulan.
“Malam tersebut lebih utama dari seribu bulan yang mereka lalui dengan bergelimang dosa kemusyrikan dan kesesatan yang tidak berkesudahan. Ibadah pada malam itu mempunyai nilai tambah berupa kemuliaan dan ganjaran yang lebih baik dari ibadah seribu bulan,”
Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa terjadinya malam Lailatulqadar itu pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, hal ini berdasarkan hadis dari Aisyah yang mengatakan: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beriktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan dia bersabda, yang artinya: “Carilah malam Lailatulqadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan” ” (HR: Bukhari 4/225 dan Muslim 1169).
Lalu apa yang harus dilakukan agar mendapatkan malam kemuliaan Lailatul qadar?
Memperbanyak salat sunnah dengan tekun. Salat sunnah yang dianjurkan adalah sholat tahajud dan sholat tasbih secara berjamaah.