PADANG, HARIANHALUAN.id — Sebanyak 16 penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dibatalkan pada Minggu (6/9), menyusul dampak penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Data penerbangan tersebut merupakan pembaruan kondisi operasional BIM pada Minggu (6/9) hingga pukul 11.30 WIB.
“Berdasarkan update pukul 11.30 WIB, terdapat 16 penerbangan yang dibatalkan,” ujar Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Feni Lindriany memberikan keterangan.
Selain penerbangan yang dibatalkan, terdapat 24 penerbangan yang masih beroperasi, terdiri atas 12 penerbangan kedatangan (arrival) dan 12 penerbangan keberangkatan (departure).
Sementara itu, dua penerbangan Garuda Indonesia mengalami penundaan hingga waktu yang belum ditentukan atau delay until further notice (UFN).
Keduanya yakni GA 162 rute Jakarta-Padang dengan jadwal kedatangan pukul 16.30 WIB dan GA 165 rute Padang-Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 17.15 WIB.
Untuk penerbangan yang dibatalkan, delapan merupakan penerbangan kedatangan dan delapan lainnya penerbangan keberangkatan.
Lion Air membatalkan JT 353 rute Padang-Jakarta dan JT 256 rute Jakarta-Padang. Citilink Indonesia membatalkan QG 952 rute Jakarta-Padang, QG 953 rute Padang-Jakarta, QG 180 rute Halim Perdanakusuma-Padang, serta QG 181 rute Padang-Halim Perdanakusuma.
Selanjutnya, Pelita Air membatalkan IP 350 rute Jakarta-Padang dan IP 351 rute Padang-Jakarta. Super Air Jet membatalkan IU 812 rute Jakarta-Padang dan IU 813 rute Padang-Jakarta.
Garuda Indonesia juga membatalkan GA 148 rute Jakarta-Padang dan GA 149 rute Padang-Jakarta. Sementara Batik Air membatalkan ID 7109 rute Jakarta-Padang dan ID 7108 rute Padang-Jakarta.
Adapun Susi Air membatalkan SI 7294 rute MPC-Padang dan SI 200 rute Padang-Pekanbaru.
Feni mengatakan kondisi dan jadwal penerbangan masih dapat berubah mengikuti perkembangan situasi serta keputusan operasional penerbangan.
Oleh karena itu, calon penumpang diimbau untuk memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan dari maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan ke bandara.(h/ita)












