HALUAN MADRASAH

Tiga Tahun Beruntun, MTsN 7 Agam Kembali Loloskan Siswa ke Babak 30 Besar Nasional OMI Riset

×

Tiga Tahun Beruntun, MTsN 7 Agam Kembali Loloskan Siswa ke Babak 30 Besar Nasional OMI Riset

Sebarkan artikel ini

AGAM, harianhaluan. id – MTsN 7 Agam kembali mencatatkan prestasi di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Riset tahun 2026. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, madrasah itu berhasil meloloskan proposal karya siswanya ke babak 30 besar tingkat nasional.

Proposal yang lolos kali ini berjudul “Hifdzul Lisan dan Cyberbullying: Benteng Qur’ani Siswa Madrasah (Studi Kasus Kecamatan Canduang)”, yang berkompetisi pada bidang Sustainable Development Goals (SDGs). Karya tersebut dibimbing dua guru pembina, Wilda Mardia dan Yahdillah Fahmi.

Capaian tahun ini melanjutkan tren positif yang telah dibangun sejak dua tahun terakhir. Pada 2024, saat ajang ini masih bernama Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES), Wilda Mardia bersama siswa bimbingannya berhasil meraih medali perak. Setahun berikutnya, pada 2025, tim bimbingannya kembali menembus babak 30 besar.

Baca Juga  MAN 2 Pasaman Terima Kunjungan Mahasiswa KKN ISI Padang Panjang, Siap Hadirkan Pelatihan Seni dan Tata Rias

Dengan hasil tahun ini, MTsN 7 Agam pun mencatatkan rekor tiga tahun berturut-turut mengirimkan siswa ke babak 30 besar ajang riset tingkat nasional tersebut.

Tidak hanya di bidang SDGs, keikutsertaan MTsN 7 Agam pada OMI Riset 2026 secara keseluruhan cukup masif. Madrasah ini mengirimkan sebanyak 11 proposal penelitian yang tersebar pada tiga bidang lomba, dengan didampingi oleh pembina lain, yaitu Yumi Kharisma dan Syobriyal.

Capaian ini tidak lepas dari keberadaan Madrasah Riset, yang merupakan salah satu program unggulan MTsN 7 Agam. Melalui program ini, budaya meneliti sejak dini terus ditanamkan kepada siswa, sehingga kemampuan mereka dalam menyusun karya ilmiah semakin terasah dari tahun ke tahun.

Kepala MTsN 7 Agam, Harnizus, Senin (7/9/26) menyampaikan rasa syukur dan bangga atas konsistensi prestasi yang ditorehkan siswa dan guru pembina.

Baca Juga  MAN 2 Kota Padang Diverifikasi Tim Adiwiyata Sumbar, 

“Alhamdulillah, ini merupakan capaian yang membanggakan bagi kita semua. Tiga tahun berturut-turut lolos ke babak 30 besar OMI Riset tingkat nasional bukanlah hal yang mudah. Ini bukti bahwa program Madrasah Riset yang kita jalankan selama ini berjalan efektif dalam membentuk siswa yang kritis dan berpikir ilmiah, tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman,” tulis Harnizus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembina yang telah membimbing siswa dengan sungguh-sungguh, serta berharap prestasi ini dapat memacu semangat siswa dan guru pembina lainnya untuk terus menghasilkan karya-karya penelitian yang bermanfaat, baik bagi lingkungan madrasah maupun masyarakat luas. (humas).