PADANG, HARIANHALUAN.ID — Kegiatan workshop Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN 1 Kota Padang yang berlangsung sejak Selasa (28/4/2026) di Hotel Rocky Padang resmi ditutup, Kamis (30/4/2026).
Penutupan dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Tan Gusli.
Workshop bertema “Transformasi Digital Guru dan Tenaga Kependidikan” tersebut berjalan dengan lancar dan diikuti antusias oleh peserta.
Dalam arahannya, Tan Gusli menegaskan bahwa digitalisasi merupakan hal yang sangat urgen dalam dunia pendidikan saat ini, karena tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi sebuah keniscayaan untuk mengikuti perkembangan zaman serta perubahan minat belajar siswa.
“Ubah mindset guru dari kertas ke digital, dari pola tradisional ke arah yang lebih modern,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, digitalisasi tidak sekadar mengubah format dokumen, tetapi menuntut guru untuk terus memperbarui pengetahuan agar tidak tertinggal dari peserta didik.
“Digitalisasi bukan hanya mengubah Word menjadi PDF. Guru harus terus meng-update pengetahuan, jika tidak, akan tertinggal dari siswa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut MAN 1 Padang sebagai madrasah yang berada di pusat kota harus mampu menjadi lokomotif kemajuan pendidikan madrasah di Sumatera Barat.
“Teknologi bukan sekadar alat administrasi, tetapi sarana untuk mencerdaskan siswa,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri pengawas satuan pendidikan, kepala madrasah, panitia, serta seluruh GTK MAN 1 Padang. (*)












