SAWAHLUNTO, harianhaluan.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro melepas 13 siswa mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.
Sebanyak 12 siswa tersebut tengah berjibaku memperebutkan posisi di tingkat Kota Sawahlunto, sementara satu siswi terbaik MAN Sawahlunto sedang meniti tangga menuju seleksi Paskibraka tingkat Sumbar.
Dalam arahannya Dafril menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukanlah sekadar tentang ketangkasan baris-berbaris atau kegagahan seragam yang dikenakan.
“Anak-anakku, di pundak kalian tidak hanya tertumpang harapan orang tua dan madrasah, tetapi ada kehormatan merah putih yang harus dijaga dengan integritas. Kalian adalah representasi dari karakter madrasah yang disiplin, religius, dan tangguh,” ujar Dafril.
Melepas 13 Ksatria Paskibraka
Dukungan penuh diberikan kepada satu siswa yang menjadi delegasi madrasah di tingkat Sumbar. Dafril berpesan agar Zajiah membawa nama baik MAN Sawahlunto dengan kepercayaan diri tinggi, membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di panggung yang lebih luas.
Bagi 12 siswa lainnya yang bertarung di tingkat kota, Dafril mengimbau untuk tetap menjaga kesehatan fisik dan kejernihan pikiran. Menurutnya konsistensi antara latihan fisik dan doa adalah kunci utama dalam melewati ketatnya saringan tim seleksi. (humas).






