PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.ID — Harapan masyarakat di kawasan Sikabu-kabu, RT 01/RW 03, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Payakumbuh Timur, untuk memiliki akses jalan yang lebih memadai segera terwujud.
Pembangunan jalan akses sepanjang 138 meter dengan lebar sekitar 3 meter itu akan segera dimulai.
Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan oleh CV Sawa Liek dari Napar dengan nilai kontrak sebesar Rp120.959.000. Kegiatan ini bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi PAN, Ryan Made Hanesty.
Pemancangan tanda dimulainya pekerjaan turut dihadiri Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Zuyen, didampingi Lurah Koto Panjang Nurul serta konsultan perencana, Selasa (21/7).
Ryan Made Hanesty mengatakan, pembangunan jalan akses tersebut merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian.
Menurutnya, keberadaan jalan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperlancar akses menuju kawasan pertanian sekaligus memudahkan warga dalam mengangkut hasil pertanian.
“Keberadaan jalan akses ini sangat penting bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jalan ini juga akan membantu masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian,” ujar Ryan.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Koto Panjang tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Sejumlah aspirasi masyarakat lainnya juga telah disampaikan, termasuk usulan pembangunan jalan akses di lokasi lain.
“Selain jalan ini, ada juga usulan dari masyarakat Koto Panjang untuk pembangunan jalan akses lainnya. Insyaallah, usulan tersebut akan kita upayakan untuk dilaksanakan pada anggaran perubahan nanti, sudah kita komunikasikan dengan OPD terkait,” katanya.
Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Zuyen, menjelaskan pembangunan jalan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme mini kompetisi dengan memanfaatkan platform e-katalog.
Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi bagian dari proses pengadaan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara efektif dan transparan.
Dengan dibangunnya akses jalan tersebut, masyarakat di kawasan Sikabu-kabu diharapkan semakin mudah menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus memiliki akses yang lebih baik untuk mendukung kegiatan ekonomi dan pertanian.
Pembangunan ini juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara aspirasi masyarakat melalui pokir anggota DPRD dengan program pembangunan infrastruktur pemerintah daerah, khususnya dalam membuka akses dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Payakumbuh. (FS)












