TANAH DATAR, harianhaluan. id – Sebanyak 335 peserta dari jenjang SMA/MA dan SMP/MTs se-Kabupaten Tanah Datar mengikuti Computer Based Test (CBT) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 di titik lokasi (tilok) MAN 2 Tanah Datar, Senin–Selasa, 7–8 September 2026.
Pelaksanaan CBT OMI 2026 selama dua hari tersebut berlangsung tertib dan lancar. MAN 2 Tanah Datar menjadi salah satu tilok utama yang memfasilitasi peserta mengikuti kompetisi akademik berbasis komputer dengan dukungan laboratorium komputer, perangkat, jaringan internet, serta tim teknis yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Pada hari pertama, Senin (7/9), CBT diperuntukkan bagi 187 peserta jenjang SMA/MA. Para peserta berkompetisi dalam enam bidang, yaitu Matematika Terintegrasi, Geografi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, Kimia Terintegrasi dan Biologi Terintegrasi.
Pelaksanaan kompetisi jenjang SMA/MA dibagi ke dalam empat sesi. Pengaturan sesi dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas ruang dan perangkat sekaligus memastikan seluruh peserta dapat mengikuti CBT sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias.
Dalam arahannya, ia memberikan motivasi kepada peserta agar mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh dan menjadikan OMI sebagai sarana mengembangkan potensi diri.

“OMI bukan sekadar ajang untuk mencari juara, tetapi menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengukur kemampuan, mengembangkan potensi, dan membangun kepercayaan diri. Ikutilah kompetisi ini dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik,” ujar Hendri Pani Dias.
Ia juga mengapresiasi kesiapan madrasah dan seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan OMI 2026, khususnya dalam memastikan kompetisi berbasis komputer dapat berjalan sesuai ketentuan.
Di tingkat tilok, Kepala MAN 2 Tanah Datar, Sabrimen, dipercaya sebagai Ketua Komite Penyelenggaraan OMI 2026. Menurutnya, pelaksanaan CBT dengan jumlah peserta yang cukup besar membutuhkan persiapan dan koordinasi yang matang.
“Kepercayaan menjadikan MAN 2 Tanah Datar sebagai titik lokasi OMI 2026 merupakan sebuah amanah sekaligus kehormatan bagi kami. Kami berupaya memastikan seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari sarana prasarana, kepanitiaan, hingga dukungan proktor dan teknisi, dapat berjalan optimal sehingga peserta merasa nyaman dan kompetisi terlaksana sesuai ketentuan,” ujar Sabrimen.
Kesiapan fasilitas menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan CBT. Irwandi selaku Waka Sarana dan Prasarana bersama tim memastikan laboratorium komputer dan berbagai fasilitas pendukung siap digunakan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Yurnalis Akbar bertugas sebagai Proktor Tilok MAN 2 Tanah Datar, sedangkan Khairul Arifin sebagai Teknisi Tilok. Keduanya berperan dalam memastikan kesiapan sistem CBT, perangkat komputer, jaringan, serta penanganan aspek teknis selama pelaksanaan ujian.
Peran proktor dan teknisi menjadi penting dalam pelaksanaan CBT karena seluruh proses kompetisi mengandalkan kesiapan sistem dan perangkat digital. Koordinasi yang dilakukan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan turut mendukung kelancaran peserta dalam mengakses dan menyelesaikan soal.
Setelah jenjang SMA/MA, pelaksanaan OMI dilanjutkan Selasa (8/9) untuk 148 peserta jenjang SMP/MTs. Mereka mengikuti kompetisi pada tiga bidang, yakni Matematika Terpadu, IPA Terpadu, dan IPS Terpadu.
Antusiasme peserta terlihat sejak memasuki ruang CBT. Para peserta dari berbagai madrasah dan sekolah di Kabupaten Tanah Datar mengikuti kompetisi dengan serius dan berusaha memberikan kemampuan terbaik pada bidang yang mereka pilih.
Selama dua hari pelaksanaan, koordinasi antara komite, panitia, pengawas, proktor, teknisi, serta pihak MAN 2 Tanah Datar terus dilakukan untuk memastikan setiap sesi berlangsung sesuai jadwal dan prosedur. Hingga kegiatan berakhir pada Selasa (8/9), pelaksanaan CBT OMI 2026 di tilok MAN 2 Tanah Datar berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Bagi MAN 2 Tanah Datar, penyelenggaraan CBT OMI 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan madrasah dalam memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan kegiatan akademik berskala besar.
Selain menjadi ajang kompetisi, OMI juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir, menguji kompetensi, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat berprestasi secara sehat dan sportif.
“Kami berharap OMI dapat melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, sportivitas, dan semangat untuk terus belajar dan berprestasi,” tambah Sabrimen.
Kesuksesan pelaksanaan CBT OMI 2026 dengan total 335 peserta tersebut menjadi bagian dari kontribusi MAN 2 Tanah Datar dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik serta agenda pendidikan di Kabupaten Tanah Datar. (humas).






