PALEMBANG, HALUAN – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) bersama Kementerian Pertanian melalui LPP Agro Nusantara menyelenggarakan Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit.
Kegiatan berlangsung 1 – 4 September 2026 di Emilia Hotel by Amazing, Palembang, dan diikuti 62 pekebun swadaya dari Kabupaten Musi Rawas dan Ogan Komering Ilir.
Pembukaan acara dimeriahkan Tari Serumpun Sepayong dan sambutan oleh Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Havizman, S.P, M.Si.
Dalam sambutannya, Havizman menegaskan bahwa produktivitas masih menjadi isu strategis bagi pekebun swadaya.
“Produktivitas masih menjadi isu strategis dalam memperkuat peran pekebun sawit swadaya dalam peta bisnis kelapa sawit nasional. Karena itu, peningkatan keterampilan dan pemerataan pemahaman mengenai praktik budidaya yang baik menjadi tanggung jawab bersama seluruh pelaku industri sawit di Indonesia,” ujarnya.
Data menunjukkan lahan pekebun swadaya menguasai sekitar 40% dari total lahan sawit nasional di 26 provinsi, namun kontribusinya terhadap produksi CPO baru 30–35%. Hal ini dinilai belum optimal.
Sebagai bagian praktik, peserta melaksanakan field trip pada 4 September 2026 ke KPPS Tani Mulia Sejahtera, Kabupaten Muara Enim.
Acara ditutup oleh Fadhli Fauzi, S.P selaku SME LPP Agro Nusantara yang mengapresiasi semangat peserta dalam menguasai teknik pemetaan untuk penataan kebun yang lebih baik. (h/yes)






