PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID- Sebanyak 209 jemaah calon haji asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) resmi dilepas menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, penuh haru, dan diwarnai doa dari keluarga serta jajaran pemerintah daerah yang turut hadir mengantar keberangkatan para tamu Allah tersebut.
Dari total 209 jemaah, terdiri dari 78 orang laki-laki dan 131 orang perempuan. Mereka akan bergabung dalam kelompok terbang (kloter) menuju Mekkah Al Mukaramah dengan harapan menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang tidak semua orang bisa meraihnya.
“Setiap kita tentu berkeinginan untuk beribadah di Tanah Suci dan berserah diri kepada Allah SWT. Namun tidak semua bisa mendapatkan kesempatan itu, karena jarak yang jauh serta biaya yang tidak sedikit,” ujarnya saat melepas jemaah calon haji di depan Masjid Akbar Baiturrahman Painan, Senin (4/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hendrajoni menitipkan sejumlah pesan penting kepada para jemaah. Ia menekankan agar seluruh jemaah meluruskan niat semata-mata hanya karena Allah SWT dalam menjalankan ibadah haji.
“Jika niat bukan karena Allah SWT, maka ibadah itu tidak akan bernilai di sisi-Nya. Oleh karena itu, luruskan niat hanya untuk beribadah,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar jemaah mematuhi arahan para pembimbing, pendamping, serta ketua kelompok dan ketua kloter selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Saya yakin bapak dan ibu telah mendapatkan bekal bimbingan manasik. Maka pegang teguh dan ikuti semua arahan yang diberikan agar pelaksanaan ibadah berjalan aman dan lancar,” ucapnya lagi.
Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi perhatian serius. Hendrajoni mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem di Arab Saudi.
“Jaga makan, minum, dan istirahat sesuai arahan tim medis. Kondisi di sana tentu berbeda dengan di tanah air,” imbuhnya.
Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk disiplin dalam beribadah serta memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama berada di Tanah Suci.
“Manfaatkan setiap waktu untuk beribadah, sehingga ketika kembali ke tanah air, bapak dan ibu menjadi pribadi yang bersih, seperti kertas putih yang belum ternodai,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Hendrajoni mendoakan seluruh jemaah agar diberikan keselamatan selama perjalanan hingga kembali ke tanah air.
“Semoga bapak dan ibu selamat sampai di Tanah Suci Mekkah Al Mukaramah dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, turut menyampaikan doa dan harapan kepada para jemaah. Ia mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga atas keberangkatan ratusan warga Pesisir Selatan yang mendapat panggilan suci tersebut.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang akan mengubah cara pandang dan kualitas keimanan seseorang. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat keikhlasan,” katanya.
Lisda juga berpesan agar para jemaah menjaga kebersamaan serta saling membantu selama di Tanah Suci.
“Jaga kekompakan, saling tolong-menolong, dan tunjukkan bahwa jemaah haji dari Pesisir Selatan adalah jemaah yang santun, disiplin, dan penuh kepedulian,” ucap Lisda.
Ia menambahkan, keluarga di kampung halaman turut mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah.
“Kami semua di daerah akan terus mendoakan bapak dan ibu. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga serta daerah,” pungkasnya. (*)












