EkBis

DEN Tinjau WHRPG PT Semen Padang, Dorong Efisiensi Energi dan Ketahanan Energi Nasional

×

DEN Tinjau WHRPG PT Semen Padang, Dorong Efisiensi Energi dan Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
ewan Energi Nasional (DEN) Republik Indonesia melakukan kunjungan ke PT Semen Padang, Kamis (27/8), untuk meninjau penerapan teknologi Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Indarung V. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID—Dewan Energi Nasional (DEN) Republik Indonesia melakukan kunjungan ke PT Semen Padang, Kamis (27/8), untuk meninjau penerapan teknologi Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Indarung V. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung implementasi efisiensi energi di industri, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi yang dapat mendukung ketahanan energi nasional.

Kunjungan Anggota DEN Republik Indonesia Satya Widya Yudha yang didampingi Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sumartono tersebut disambut langsung oleh Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit Tenaga & Utilitas Harri Kurniawan.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen PT Semen Padang memaparkan implementasi dan manfaat WHRPG yang telah dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi listrik dalam proses produksi semen di Pabrik Indarung V.

Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa menyampaikan apresiasi atas kunjungan DEN ke lingkungan perusahaan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan efisiensi energi di sektor industri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dewan Energi Nasional ke PT Semen Padang, khususnya dalam rangka peninjauan WHRPG di Pabrik Indarung V,” kata Andria.

Baca Juga  Salat Idulfitri di Plaza Semen Padang: Momentum Kebersamaan dan Kembali ke Fitrah

Ia menjelaskan, WHRPG merupakan teknologi konservasi energi yang memungkinkan panas buang dari proses industri dimanfaatkan kembali untuk menghasilkan tenaga listrik. Teknologi tersebut menjadi salah satu bentuk konkret komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Di Pabrik Indarung V, panas buang yang dimanfaatkan dalam sistem WHRPG berasal dari dua sisi utama proses produksi, yakni suspension preheater dan clinker cooler. Panas yang sebelumnya berpotensi terbuang tersebut kemudian dikonversi menjadi energi listrik untuk mendukung kebutuhan operasional pabrik.