PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas Sosial terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan, dengan menyerahkan dana hibah Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada Panti Asuhan Putra Aisyiyah Nanggalo senilai Rp 100 juta.
Atas Bantuan dana hibah UEP yang diserahkan pada Kamis (18/6/2026), usaha perikanan Panti Asuhan Putra Aisyiyah Nanggalo resmi beroperasional.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah menjelaskan bahwa pemerintah provinsi menyalurkan dana hibah UEP sebagai upaya mendorong kemandirian panti asuhan. Dari 136 panti di Sumbar hanya delapan panti yang menerima bantuan pada 2026, termasuk Panti Asuhan Putra Aisyiyah Nanggalo.
Setelah melewati hasil penilaian dan survei dari Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Panti asuhan tersebut dinilai layak mendapatkan bantuan UEP tersebut.
Syaifullah menyebutkan adapun indikator penilaian diantaranya tata kelola kepengurusan dan tata kelola keuangan lembaga.
“Pemerintah Provinsi Sumbar dalam beberapa tahun terakhir berkomitmen untuk memberikan hibah, salah satunya adalah UEP. Melalui UEP ini diharapkan Panti semakin mandiri secara ekonomi untuk membiayai operasional,” ujarnya.
Ia menegaskan UEP perikanan harus dikelola dengan baik dan profesional, agar usaha tersebut dapat berkembang dengan baik. Bantuan UEP juga menjadi modal awal yang melahirkan usaha berkelanjutan dalam menambah pendapatan, serta memberi manfaat jangka panjang.
“Kelola usaha dengan baik hingga demikian panti ini dapat menjadi percontohan bagi panti-panti lain agar bisa produktif dan mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panti Asuhan Putra Aisyiyah Nanggalo, Muliardi menilai bantuan dana hibah UEP dari pemerintah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik agar menghasilkan. Sehingga panti dapat mandiri dan tidak lagi bergantung kepada pihak-pihak lain.
“Dalam prosesnya anak asuh ikut terlibat dan kedepannya mereka juga ikut dalam pemeliharaannya. Hal itu menjadi keterampilan dan pengalaman bagi mereka setelah keluar dari panti ini,” ujarnya.












