Syifa Callysta Atarick (Mendongeng) juga harus bertarung melawan rasa insecure dan ekspektasi besar sekolah yang membebani pundaknya. Beruntung, lewat pendampingan mental yang matang, Syifa sukses mengubah tekanan menjadi tepuk tangan riuh dari dewan juri.
Kiki Ramadeni, selaku pendamping siswa-siswi SMPN 7 Padang, menyebut keberhasilan tahun ini adalah buah dari latihan spartan. Menurutnya, menyatukan presisi gerakan, harmoni musik, dan penjiwaan budaya daerah bukanlah perkara instan.
“Dibutuhkan kerja keras, disiplin, kekompakan tim, serta kreativitas dalam menampilkan karya yang unik dan berkarakter,” tutur Kiki.
Kini, seluruh kerja keras itu telah terbayar lunas. Dinas Pendidikan Kota Padang telah mengundang seluruh jawara FLS3N 2026 untuk menghadiri upacara penyerahan piala resmi yang akan digelar pada Senin pagi (18/5/2026), di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. Panggung penghargaan yang merayakan keringat, air mata, dan kreativitas para generasi muda terbaik Padang. (*)










