PADANG, harianhaluan. id – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Kota Padang menggelar upacara bendera mingguan, Senin pagi (20/7/26).
Bertindak sebagai Pembina Upacara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Padang, Yasril.
Dalam amanatnya, Yasril mengapresiasi para petugas upacara dalam melaksanakan upacara dengan tertib dan lancar. Fokus utama yang menjadi sorotan penting dalam arahannya adalah mengenai pembentukan karakter dan darurat penolakan terhadap aksi perundungan (bullying) di madrasah
“Madrasah adalah tempat menuntut ilmu sekaligus tempat menyemai akhlak mulia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi tindakan bullying di sini, baik itu kekerasan fisik, verbal, maupun perundungan di media sosial (cyberbullying),” tegas Yasril, di hadapan ratusan murid.
Hasil memaparkan bahwa dampak bullying sangat berbahaya bagi masa depan generasi muda. Selain merusak mental dan menurunkan rasa percaya diri korban, tindakan tersebut juga mencoreng nilai-nilai islami yang menjadi fondasi utama sebuah madrasah.
Kepala MTsN 7 Kota Padang, Marliwis menyatakan rasa terima kasih dan bangganya atas kunjungan serta arahan Kakankemenag Pihak madrasah berkomitmen untuk menindaklanjuti amanat tersebut dengan memperketat pengawasan dan terus menggalakkan program “Madrasah Ramah Anak” serta bebas perundungan.
Upacara ditutup dengan sesi foto bersama dengan Kakankemenag Kota Padang, kepala madrasah, para guru, dan perwakilan pengurus OSIM MTsN 7 Kota Padang. (humas).






